Nabatieh: Satu orang dilaporkan tewas setelah sebuah drone Israel menyerang kendaraan di wilayah selatan Lebanon.
Laporan Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) pada Kamis, 12 Februari 2026. Insiden ini disebut sebagai pelanggaran terbaru terhadap kesepakatan gencatan senjata.
Dilansir dari Anadolu, Jumat, 13 Februari 2026, drone tersebut dilaporkan menembakkan tiga rudal berpemandu ke arah kendaraan yang berada di distrik Bint Jbeil, wilayah administratif Nabatieh.
Militer Israel menyatakan bahwa serangan tersebut menyasar seorang anggota kelompok Hizbullah.
Serangan ini terjadi di tengah berulangnya pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata yang dicapai antara Israel dan Lebanon pada akhir November 2024. Dalam perjanjian itu, Israel menyatakan tetap melanjutkan serangan terhadap apa yang disebutnya sebagai infrastruktur Hizbullah.
Pelanggaran gencatan senjata oleh Israel dilaporkan telah menewaskan dan melukai ratusan warga Lebanon. Israel juga masih menduduki lima bukit di wilayah Lebanon yang direbut dalam perang terakhir, selain sejumlah wilayah lain yang telah dikuasainya selama beberapa dekade.
Israel memulai operasi militer terhadap Lebanon pada Oktober 2023 dan kemudian meningkatkan eskalasi menjadi perang skala penuh pada September 2024. Konflik tersebut menewaskan lebih dari 4.000 orang dan melukai sekitar 17.000 lainnya.




