Bentrok TNI-Polri di Mappi: Dipicu Geber Motor, Sudah Damai-Jamin Soliditas

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Anggota TNI dan Polri terlibat bentrok di sekitar Marseling Area 2 Yonif TP 819/PIBP, Distrik Obaa, Kabupaten Mappi, Papua Selatan, Kamis (12/2) pagi. Bentokan sempat terekam kamera dan viral di media sosial.

Kapendam XXIV/Mandala Trikora, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono, mengkonfirmasi bentrokan ini.

Iwan menjelaskan, peristiwa bentrok dipicu aksi pengendara sepeda motor yang merupakan anggota Polri, beberapa kali melakukan penggeberan serta melontarkan ucapan tidak pantas di sekitar area penjagaan Yonif sejak 6-11 Februari 2026.

"Pada 12 Februari 2026 dini hari, personel siaga melakukan penghentian dan mengamankan satu orang untuk dimintai keterangan. Dari pemeriksaan awal diketahui bahwa yang bersangkutan merupakan oknum anggota Polairud Polres Mappi yang saat itu dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol," kata Iwan dalam keterangannya, Jumat (13/2).

Iwan menjelaskan, pada Kamis pagi, pimpinan Yonif TP 819/PIBP dan pimpinan Polres Mappi langsung menggelar pertemuan dan sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Namun sekitar pukul 09.15 WIT, sekelompok massa sempat mendatangi area satuan dan melakukan pelemparan batu.

"Personel di lapangan melaksanakan pengamanan sesuai prosedur. Berkat koordinasi cepat kedua institusi, situasi berhasil dikendalikan dan dinyatakan aman tanpa eskalasi lanjutan," kata Iwan.

Iwan menegaskan, insiden tersebut tidak berkaitan dengan konflik institusional. Tetapi murni melibatkan oknum dan telah ditangani secara cepat serta bijak melalui komunikasi antara pimpinan kedua institusi.

"Saat ini, aktivitas masyarakat di Kabupaten Mappi telah kembali berlangsung normal," ucap dia.

Bakal Berantas Miras

Sementara Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Lucky Avianto menegaskan komitmen TNI bersama Forkopimda dalam memberantas peredaran minuman keras ilegal yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.

“Kami bersama Forkopimda berkomitmen penuh untuk memberantas peredaran minuman keras ilegal yang menjadi salah satu pemicu gangguan kamtibmas. Ini bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama demi melindungi generasi muda dan menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua,” kata Lucky.

Jamin Sinergi dan Stabilitas TNI-Polri

Ke depan, Kodam XXIV/Mandala Trikora bersama Polri akan terus menjaga sinergi, kedamaian, dan stabilitas keamanan demi kepentingan masyarakat luas.

Sementara Kadispen TNI AD Brigjen Donny Pramono mengatakan, bentrokan telah diselesaikan secara damai.

"TNI dan Polri menegaskan bahwa sinergi antarinstansi tetap solid dan situasi keamanan di wilayah tersebut telah kembali kondusif," kata Donny.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Banser Tangerang: Bahar bin Smith Belum Minta Maaf Langsung
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Mengapa Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Turun?
• 8 jam lalukompas.id
thumb
Menggetarkan Jiwa! 8 Kata-Kata Sambut Ramadhan 2026, Cocok untuk Caption Instagram, Story WA, X, hingga Thread
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
KPK Akan Analisis Fakta Sidang Staf Ida Fauziyah Terima Uang dan Tiket Blackpink
• 9 jam lalukompas.com
thumb
PLN Mobile Ditegaskan Jadi Wajah Baru Layanan Kelistrikan Era Digital
• 22 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.