Nusron: Banyak Aset di Daerah Belum Disertifikatkan, Diklaim Warga hingga TNI-Polri

kompas.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com- Menteri ATR/BPN Nusron Wahid mengungkapkan masih banyak aset daerah di berbagai wilayah yang belum tersertifikasi dan berpotensi menimbulkan persoalan hukum, termasuk kasus dobel klaim kepemilikan.

Menurut Nusron, persoalan tersebut umumnya terjadi pada Barang Milik Daerah (BMD) yang belum memiliki sertifikat resmi.

Akibatnya, aset menjadi tidak tertata dan kerap menjadi temuan dalam audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Masih banyak BMD-nya, barang milik daerahnya, dan asetnya itu masih berantakan dan banyak yang menjadi temuan BPK karena belum disertifikatkan, sebagian besar diduduki masyarakat, dan sebagian juga ada yang dobel klaim,” ucap Nusron dalam penyerahan sertifikat aset DKI di Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).

Baca juga: Kementerian ATR/BPN Serahkan 3.922 Sertifikat Aset Senilai Rp 102 Triliun ke Pemprov DKI

Ia menjelaskan, dalam sejumlah kasus terdapat klaim kepemilikan yang saling tumpang tindih.

Di satu sisi, lahan diklaim sebagai milik pemerintah daerah, namun di sisi lain ada pihak lain yang juga mengaku sebagai pemilik sah.

“Ada yang klaim itu milik pemerintah daerah, ada yang klaim milik BUMN, ada klaim milik pemerintah pusat, juga ada yang klaim milik TNI/Polri,” katanya.

Penyampaian Sertifikat Aset

Adapun dalam kesempatan yang sama, ATR/BPN menyerahkan sebanyak 3.922 sertifikat aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan total nilai mencapai sekitar Rp102 triliun.

Ribuan bidang tanah tersebut telah dinyatakan clean and clear serta resmi tercatat sebagai aset sah Pemprov DKI.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan apresiasi atas penyelesaian sertifikasi tersebut.

Baca juga: Bina Marga: Jalan Rusak di Depan Mall Taman Anggrek Bukan Milik Pemprov DKI

Ia menilai kepastian hukum atas aset daerah akan memperkuat tata kelola pemerintahan dan meminimalkan potensi sengketa di kemudian hari.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Ini merupakan role model dan mudah-mudahan ini menjadi juga contoh bagi seluruh daerah bahwa penyelesaian yang baik ini akan memberikan manfaat yang luar biasa,” kata Pramono.

Pemprov DKI, lanjut dia, akan terus berkoordinasi dengan ATR/BPN untuk menuntaskan persoalan aset lain yang masih belum tersertifikasi agar tidak lagi menjadi temuan audit maupun obyek klaim dari berbagai pihak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Danantara Siap Investasikan 50 Persen Dana Kelolaan ke Saham dan Obligasi
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Tanpa Yuran Fernandes, Tomas Trucha Siapkan Duet Dusan Lagator–Aloisio Neto Hadapi Dewa United
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Sakkari Singkirkan Swiatek dan Mboko Tumbangkan Rybakina, Dua Unggulan Tersingkir di Perempat Final Doha
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Batik Tulis Senilai Rp1,3 M Raib Dicuri di Pameran Inacraft 2026 JCC Senayan | BU
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Menteri Hanif: Pelaku pencemaran Cisadane wajib bertanggung jawab
• 6 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.