Bantuan Perbaikan Rumah, Tito Pastikan Negara Bersama Rakyat Terdampak Bencana

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Kasatgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menghadiri penyerahan bantuan perbaikan rumah rusak ringan (RR) dan rusak sedang (RS) secara serentak dari Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno selaku Ketua Tim Pengarah Satgas PRR secara hybrid dari Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, dan diikuti sejumlah daerah lain terdampak bencana se-Sumatera.

Dalam kesempatan itu, Tito menyampaikan pemerintah memberikan bantuan bagi masyarakat yang rumahnya terdampak bencana secara bergelombang. Ia memastikan, penyaluran yang dilakukan hari ini bukanlah yang terakhir, melainkan tahap awal sesuai data yang diterima dari kepala daerah.

Dalam konteks ini, Tito meminta kepala daerah melakukan pendataan yang akurat sehingga proses pembangunan dapat segera direalisasikan.

"Nah ini yang kita tunggu, dari kepala daerah. Itulah yang saya minta teman-teman kepala daerah, para bupati, wali kota, buat semacam satgas kecil untuk pendataan," ujar Tito.

Ia merinci, bantuan tersebut antara lain Rp 15 juta untuk perbaikan rumah rusak ringan, Rp 30 juta untuk rumah rusak sedang, dan Rp 60 juta untuk rumah rusak berat atau hilang. Khusus untuk rumah rusak berat atau hilang, bantuan sebesar Rp 60 juta tersebut akan disalurkan melalui pembangunan rumah oleh pemerintah, baik di lokasi semula maupun di lahan relokasi.

Tito memastikan jajaran pemerintah hadir dan terus bekerja keras mendorong pemulihan pascabencana di Sumatera, khususnya di Aceh Tamiang. Melalui sinergi dan kolaborasi semua pihak, saat ini progres pemulihan telah mencapai hasil signifikan.

Roda pemerintahan dan perekonomian pun berangsur pulih. Tito memastikan pemerintah akan terus bekerja keras hingga seluruh daerah betul-betul pulih seperti sedia kala.

"Meskipun ada beberapa daerah yang masih ada lumpurnya, kita harus bertarung. Tapi kita jangan berhenti. Saya tahu bahwa orang-orang Aceh, orang-orang yang petarung, yang kuat," tandasnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, serta pejabat terkait di lingkungan kementerian/lembaga.

Sementara itu selain Menko PMK Pratikno, turut hadir secara virtual yakni Menkes Budi Gunadi Sadikin, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, serta para kepala daerah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Eks Ketua PN Jaksel Ajukan Kasasi Vonis 14 Tahun Penjara di Kasus Migor
• 3 jam laludetik.com
thumb
Pekerja Proyek Tertimbun Longsor di Gianyar, 1 Orang Tewas-2 Terluka
• 21 jam laludetik.com
thumb
Harga Perak Hari Ini Anjlok 8% Jadi US$76 per Ons, Ada Apa?
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Bersitegang, Jepang Sita Kapal Penangkap Ikan Asal China
• 7 jam laludetik.com
thumb
P2G Ajukan Judicial Review UU APBN 2026 Buntut Rp268 Triliun Anggaran Pendidikan Dipakai Buat MBG
• 2 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.