Ekspor Daihatsu Ngebut Sepanjang 2025, Ini Pasar Terbesarnya

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Pabrikan otomotif asal Jepang, Daihatsu mencatatkan kenaikan kinerja ekspor mobilsepanjang 2025, ditopang oleh sejumlah segmen seperti SUV low, hatchback dan SUV medium.

Direktur Marketing dan Corporate Communication PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani mengatakan, perseroan berhasil mengekspor kendaraan utuh (completely built up/CBU) lebih dari 124.000 unit, atau naik 13% (year on year/YoY) dibandingkan 2024 sekitar 110.000 unit.

"Capaian ekspor ini mencerminkan kepercayaan pasar global terhadap kualitas produksi Daihatsu di Indonesia," ujar Sri Agung di Jakarta, dikutip Jumat (13/2/2026).

Totalnya, ADM telah mengekspor beberapa model kendaraan kolaborasi ke lebih dari 60 negara di dunia, meliputi negara di Asean, Asia Selatan, Asia Timur, Timur Tengah, Afrika dan Amerika Latin.

Lebih lanjut, dia mengatakan ada tiga negara yang menjadi kontributor destinasi ekspor terbesar bagi perseroan, di antaranya yakni Filipina yang berkontribusi sebesar 34,8%, disusul Jepang 9,7% dan Meksiko 8,6%.

"Kami berkomitmen untuk terus memperkuat daya saing melalui peningkatan kualitas manufaktur, dan penguatan supply chain lokal agar dapat berkontribusi positif bagi pertumbuhan industri otomotif nasional," jelasnya.

Baca Juga

  • Daihatsu Ungkap Sederet Tantangan Bagi Penjualan Mobil 2026
  • Kinerja Daihatsu Ditopang Gran Max pada Januari 2026
  • Daihatsu Perkuat Komitmen Elektrifikasi, Investasi Pabrik Rp2,9 Triliun

Adapun, sepanjang 2025, Daihatsu juga mencatatkan capaian produksi kendaraan lebih dari 381.000 unit. Volume ini merupakan capaian produksi mobil untuk grup Daihatsu dan model kolaborasinya dengan Toyota.

Sementara itu, dari sisi pasar domestik, Daihatsu membukukan penjualan ritel sebanyak 137.835 unit dengan pangsa pasar (market share) sebesar 16,5%. Alhasil, Daihatsu mempertahankan posisi nomor 2 penjualan otomotif nasional selama 17 tahun berturut-turut, di bawah Toyota.

Dia menjelaskan, Daihatsu masih menguasai pasar kendaraan dengan harga di bawah Rp300 juta, yang berkontribusi 49% dari total pasar otomotif nasional.

Pada segmen mobil LCGC, penjualan Daihatsu Sigra dan Ayla sepanjang 2025 mencapai 47.901 unit, atau meraih pangsa pasar sebesar 36,6%. Sementara itu, pada segmen SUV medium, Terios mencatat penjualan 15.557 unit dan menjadi model terlaris di segmen tersebut dengan harga hingga Rp300 juta dengan pangsa pasar sekitar 45%.

Untuk segmen commercial low, Gran Max series tetap menjadi favorit konsumen pelaku usaha dengan total penjualan 61.871 unit dan memimpin pasar di segmen tersebut dengan market share 65%.

Secara terperinci, Gran Max Pick Up membukukan penjualan sebanyak 43.199 unit, sedangkan Gran Max Mini Bus menorehkan 18.672 unit.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamenhaj Dorong BPKH Gandeng Investor Supaya Ongkos Haji Bisa Lebih Murah
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Ini Anjuran Minum Madu Bisa Sehatkan Badan Selama Puasa Ramadhan
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Hong Kong Perkuat Posisi sebagai Pusat Family Office Asia, Tawarkan Akses Strategis ke China
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Jet Tempur Menumpuk di Yordania, Patriot Bergerak di Qatar — Apakah Jam Perang Iran Sudah Berdetak?
• 10 jam laluerabaru.net
thumb
Prabowo Terima Delegasi Pakistan, Bahas Investasi hingga Kerja Sama Pertahanan
• 14 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.