Pantau - Presiden RI Prabowo Subianto menerima laporan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait perkembangan pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera yang kini menyisakan 10 kabupaten belum sepenuhnya normal.
Laporan tersebut disampaikan Tito selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera dalam pertemuan dengan Presiden.
“Beliau lapor ke saya. Pak, dari kalau tidak salah 52 titik ya, 52 titik yang terkena, tertimpa, tinggal 10, tinggal 10 kabupaten yang masih belum normal,” kata Prabowo.
Presiden menjelaskan bahwa dari total 52 titik terdampak bencana, sebagian besar wilayah telah pulih dan hanya tersisa 10 kabupaten yang masih dalam proses pemulihan.
“Tapi beliau laporan, perkiraan beliau dalam dua bulan sisanya akan normal,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta peresmian 18 gudang ketahanan pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat.
Presiden menyebut berdasarkan laporan Mendagri, proses rehabilitasi dan rekonstruksi di 10 kabupaten yang tersisa ditargetkan rampung dalam waktu sekitar dua bulan.
Ia menegaskan pemerintah terus memantau perkembangan di lapangan agar seluruh wilayah terdampak segera kembali normal.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyinggung peran aparat negara dalam penanganan bencana di Sumatera.
Ia menyebut personel TNI dan Polri berada di lokasi bencana selama beberapa pekan hingga lebih dari satu bulan untuk membantu masyarakat terdampak.
Menurut Presiden, kehadiran TNI, Polri, serta kementerian dan lembaga terkait menunjukkan negara hadir dalam menghadapi situasi bencana.
“Saya terima kasih dalam beberapa minggu kita kerahkan kekuatan kita semuanya bahu-membahu kita atasi sampai sekarang,” kata Presiden.
Prabowo turut menyampaikan apresiasi atas pengabdian aparat di lapangan, termasuk adanya personel yang gugur saat menjalankan tugas.
“Ini suatu bukti kembali lagi bahwa dua tonggak penting dari negara, dari NKRI, TNI dan Polri telah menunjukkan prestasinya, pengabdiannya di lapangan dengan pengorbanan. Ada yang gugur melaksanakan tugas,” ucapnya.




