Di Hadapan Pengusaha, Prabowo Gaungkan Lagi Indonesia Incorporated

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung kembali gagasan Indonesia Incorporated dalam gelaran sarasehan ekonomi yaitu Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara pada Jumat (14/2/2026). Gelaran tersebut juga dihadiri oleh para pelaku usaha.

Prabowo menjelaskan bahwa stabilitas politik di Indonesia bisa terjaga dengan baik. Hal tersebut menjadi modal dalam menggaet investasi.

Pemerintah, menurutnya berupaya menjaga semua komitmen atau perjanjian yang dibangun terkait dengan investasi. Pemerintah pun terbuka akan adanya investasi dari mana pun.

"Saya namakan saya punya strategi adalah: Indonesia Incorporated. Yang besar, yang kuat, yang menengah, yang kecil, yang kurang, semua bekerja sama. Yang besar maju, tarik yang kurang kuat. Yang kuat tarik yang lemah. Pemerintah yang bersih dan adil bantu yang paling lemah dan paling miskin," katanya dalam gelaran sarasehan ekonomi yaitu Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara pada Jumat (14/2/2026).

Dengan strategi tersebut menurutnya Indonesia tidak akan menjadi raksasa yang tertidur. Indonesia akan bangkit menjadi raksasa yang mampu berdiri dan membangun kehidupan lebih baik bagi rakyatnya.

Dalam beberapa momen, Prabowo pun menyinggung terkait dengan Indonesia Incorporated. Dalam sepekan ini, Prabowo misalnya menggelar dua kali pertemuan dengan sederet pengusaha.

Baca Juga

  • Gagasan Indonesia Incorporated dari Era Soeharto hingga Prabowo
  • Red Flag Lantai Bursa Picu Amarah Prabowo di Tengah Gema Indonesia Incorporated
  • Apa Itu Indonesia Incorporated? Disinggung Prabowo Kala Bertemu Konglomerat di Hambalang

Pada Selasa (10/2/2026), Prabowo menggelar pertemuan dengan lima konglomerat Tanah Air antara lain Prajogo Pangestu (Barito Pacific Group), Anthony Salim (Salim Group), Franky Widjaja (Sinar Mas Group), Boy Thohir (Adaro Energy), hingga Sugianto Kusuma (Agung Sedayu Group).

Sehari sebelumnya, Prabowo pun menggelar audiensi dengan 22 pengusaha dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Hambalang, Bogor. Pertemuan yang digelar pada Senin (9/2/2026) dihadiri deretan pengusaha Apindo mulai dari Sofjan Wanandi, Sudhamek, Suryadi Sasmita, Haryanto Adikoesoemo, Mucki Tan, Harijanto, Johny Darmawan, Shinta W. Kamdani, Sanny Iskandar, Eddy Hussy, Soegianto Nagaria, Lindrawati Widjojo, hingga Hendra Widjaja.

Dalam pertemuan dengan deretan pengusaha, Prabowo juga menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah dan dunia usaha melalui semangat Indonesia Incorporated untuk memperkuat daya saing nasional dan mempercepat pembangunan.

Pada awal 2025, Presiden Prabowo juga telah menyinggung istilah Indonesia Incorporated ketika memberi sambutan di musyawarah nasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Prabowo memakai istilah tersebut ketika menekankan persatuan di internal para pengusaha yang tergabung dalam Kadin Indonesia.

“Kita membutuhkan Kadin yang dinamis, pengusaha berani, inovatif, bekerja sama dalam semangat Indonesia Incorporated,” kata Presiden.

Orang nomor satu di Indonesia itu menjelaskan, dalam konsep Indonesia Incorporated, pemerintah dan pelaku bisnis harus berjalan seiringan untuk mencapai tujuan yang sama di bawah satu komando presiden. Tujuan tersebut, sambungnya, adalah menjadikan Indonesia bangsa yang sejahtera dan bermartabat.

Oleh sebab itu, Prabowo juga mengaku ingin memberikan peran yang lebih besar kepada swasta. Dia mencontohkan berbagai proyek infrastruktur, yang 10 tahun terakhir sebagian besar ditangani BUMN, akan diserahkan kepada swasta.

"Swasta lebih efisien, swasta lebih inovatif, swasta lebih berpengalaman. Pembangunan jalan tol, pelabuhan, bandara, saya serahkan kepada swasta. Silakan bergerak semuanya,“ ujarnya.

Sementara pemerintah, tambahnya, akan menangani bidang yang menyangkut perlindungan masyarakat dan yang belum bisa ditangani swasta. Prabowo mencontohkan salah satu target utama pemerintah yaitu swasembada pangan.

“Kita rencanakan 4 tahun swasembada pangan. Orang mungkin akan kaget. Jauh sebelum 4 tahun, kita sudah swasembada pangan,” kata Presiden.

Demikian juga dengan swasembada energi. Kepala negara itu berjanji untuk menarik investasi besar-besaran ke industri energi terbarukan selama 2025.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo: Bangun Bangsa Butuh Keberanian, Berani Lihat Kenyataan
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Ketua Komisi III DPR Ungkap Ada Penumpang Gelap Reformasi Polri
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Geger Penembakan di Universitas AS, 2 Orang Tewas-1 Luka
• 6 jam laludetik.com
thumb
Hashim Soroti Ada Saham PE Ribuan Kali, Begini Penjelasan Analis
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Rekap Hasil Liga Inggris 2025-2026 Pekan ke-26: Arsenal Ditahan Brentford, Manchester City Pesta Gol dan Pangkas Jarak
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.