PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat 100 ribu lebih penumpang sudah memesan tiket mudik Lebaran periode 11-28 Maret 2026.
Mahendro Trang Bawono Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya menyebut, berdasarkan data terakhir Rabu (11/2/2026) sudah ada 115.847 tiket kereta api jarak jauh reguler terjual.
“Angka ini mencerminkan tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama perjalanan mudik Lebaran,” ungkapnya, Jumat (13/2/2026).
Jumlah penumpang tertinggi, 18 Maret 2026 yaitu 12.386 orang, disusul 19 Maret terjual 11.433 tiket, ketiga, 17 Maret sebanyak 10.098 tiket, dan tanggal favorit berikutnya 24 Maret sebanyak 9.009 tiket.
Relasi tujuan favorit sementara didominasi Yogyakarta, Jakarta, Semarang, Bandung, dan Ketapang.
“KAI Daop 8 Surabaya mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam pengelolaan Angkutan Idul Fitri 2026. Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi agar perjalanan mudik dapat berlangsung tertib, aman, dan nyaman,” tuturnya.
Mahendro juga menyampaikan pemerintah menetapkan diskon tarif sebesar 30 persen bagi perjalanan pada periode 14–29 Maret 2026.
KAI Daop 8 Surabaya memastikan kebijakan diskon tarif stimulus dapat diakses masyarakat secara tertib dan transparan melalui sistem penjualan resmi.
“Dalam mendukung kebijakan diskon stimulus 30 persen dari pemerintah, KAI Daop 8 Surabaya menyiapkan hampir 200 ribu tempat duduk selama masa Angkutan Lebaran yang dapat dimanfaatkan masyarakat melalui seluruh kanal resmi penjualan tiket KAI,” ujar Mahendro.
Selain itu, untuk memperluas pilihan perjalanan sekaligus mengantisipasi lonjakan permintaan, KAI Daop 8 Surabaya juga menyiapkan lebih dari 90 ribu tempat duduk kereta api tambahan guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran agar tetap terkendali.
“Tiket kereta api tambahan mulai dapat dipesan melalui platform penjualan resmi KAI, termasuk aplikasi Access by KAI, pada 11 Februari 2026 mulai pukul 00.01 WIB,” tutupnya.(lta/wld/iss)




