JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden RI Prabowo Subianto memperkenalkan strategi ekonomi nasional bertajuk “Indonesia Incorporated”.
Strategi itu konsep kolaborasi besar yang menyatukan BUMN, swasta, koperasi, hingga UMKM untuk bergerak bersama mendorong pertumbuhan ekonomi dari bawah.
Menurut Prabowo, pembangunan ekonomi tidak bisa berjalan sendiri-sendiri.
Seluruh pelaku usaha, dari skala besar hingga kecil, harus terintegrasi dalam satu ekosistem agar manfaatnya dirasakan merata oleh rakyat.
“Saya namakan, saya punya strategi adalah Indonesia Incorporated. Yang besar, yang kuat, yang menengah, yang kecil, yang kurang, semua bekerja sama,” kata Prabowo dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (12/2).
Baca Juga: Pidato Prabowo saat Resmikan SPPG Polri di Palmerah: Saya Diejek, Mungkin Dendam | JMP
Ia menegaskan perusahaan besar dan BUMN harus menjadi lokomotif yang menarik sektor usaha kecil agar ikut tumbuh, sementara pemerintah bertugas memastikan perlindungan bagi kelompok paling lemah.
“Yang besar maju, tarik yang kurang kuat. Yang kuat tarik yang lemah. Pemerintah yang bersih dan adil bantu yang paling lemah dan paling miskin. Kita bangkit bersama,” ujarnya, dikutip dari Breaking News Kompas TV.
Prabowo menilai pendekatan kolaboratif ini penting untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
Dengan sinergi antara BUMN, swasta, dan UMKM, aktivitas produksi dan distribusi di daerah bisa lebih hidup serta menciptakan lapangan kerja baru.
Penulis : Dina Karina Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- presiden prabowo
- prabowo subianto
- indonesia incorporated
- bumn
- umkm
- perusahaan swasta





