Kok Bisa Red Sparks Jadi Tim Terlemah Liga Voli Korea? Fakta Musim 2025-2026 Tanpa Megawati Hangestri

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Apakah benar Daejeon JungKwanJang Red Sparks hanya menjadi tim paling lemah di Liga Voli Korea Selatan setelah ditinggal Megawati Hangestri? 

Pertanyaan itu mengemuka seiring anjloknya performa Red Sparks pada musim 2025–2026. Setelah dua musim tampil kompetitif dan bahkan menembus laga puncak, kini mereka justru terpuruk di dasar klasemen.

Tanpa sosok yang selama ini menjadi mesin poin dan pembeda di lapangan, Red Sparks seperti kehilangan identitas permainan.

Kepergian Megawati Hangestri Pertiwi memang meninggalkan lubang besar. Bukan hanya soal kontribusi angka, tetapi juga mentalitas dan aura kompetitif yang ia bangun selama dua musim terakhir. 

Kini, ketika badai cedera menghantam dan komposisi pemain berubah drastis, Red Sparks seolah harus memulai ulang segalanya. 

Namun, benarkah mereka semata-mata menjadi tim terlemah, atau ada proses regenerasi yang tengah dijalankan?

Terpuruk di Klasemen, Red Sparks Kehilangan Identitas

Musim ini menjadi periode sulit bagi Red Sparks. Mereka baru mengoleksi enam kemenangan dan sudah menelan 22 kekalahan. 

Total 19 poin yang dikumpulkan membuat mereka tertahan di posisi terbawah, terpaut 14 angka dari Gwangju AI Peppers Savings Bank yang berada tepat di atasnya.

Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin
Sumber :
  • KOVO

Kondisi tersebut sangat kontras dengan dua musim sebelumnya. Saat masih diperkuat Megawati dan pemain asing Vanja Bukilic, Red Sparks menjelma menjadi kekuatan baru yang disegani. 

Mereka bahkan berhasil melaju hingga pertandingan kejuaraan musim lalu, sebuah capaian yang mengangkat kembali nama klub di kancah voli Korea.

Kini, tanpa Megawati, Bukilic, dan pemain senior Pyo Seung-ju, tim asuhan Ko Hee-jin kesulitan memenuhi ekspektasi, terutama dalam pemenuhan kuota pemain asing. 

Transisi komposisi skuad tidak berjalan mulus, sementara konsistensi permainan ikut terdampak.

Badai Cedera dan Keberanian Regenerasi

Situasi makin rumit ketika tiga pemain inti mengalami cedera. Dua setter utama, Yeum Hye-seon dan Kim Chae-na, harus menepi, disusul middle blocker Jung Ho-young. Kondisi ini memaksa pelatih Ko Hee-jin melakukan rotasi besar-besaran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Eks Menaker Disebut Terima Rp50 Juta, Noel: Fakta Sidang Sudah Mengerucut
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Prabowo Akan Beri Bintang Mahaputera ke Kapolri: Kebahagiaan Bapak ke Anaknya
• 11 jam laludetik.com
thumb
Akhirnya Terungkap! Ini Pekerjaan Sebenarnya Teddy Pardiyana Setelah Ditinggal Lina Jubaedah
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Kasus Perambahan di Lahan Konservasi TWA Sungai Dumai Riau, 2 Orang Jadi Tersangka
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Atasi Solusi Meningkatnya Pengangguran, SMK Fornus Depok Gagas Program Enterpreneur Muda dan Kompetisi Bisnis Siswa
• 6 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.