Gerakan Pangan Murah Pinrang Dorong Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, PINRANG — Menghadapi bulan suci Ramadan, Hari Raya Nyepi dan Imlek, Pemkab Pinrang bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Halaman Masjid Agung Al-Munawwir pada Jumat, 13 Februari.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pangan pokok.

Utamanya bahan pangan pokok yang aman, berkualitas dan terjangkau, khususnya menjelang hari besar keagamaan yang biasanya diikuti dengan peningkatan permintaan bahan pokok.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Pinrang, Abd. Rahman Mahmud mengungkapkan bahwa, Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam menjaga stabilitas harga serta melindungi daya beli masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan masyarakat tidak terbebani lonjakan harga jelang hari besar keagamaan. Pemerintah hadir untuk memberikan akses pangan yang berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau,” ungkapnya.

Dirinya juga memberikan apresiasi atas sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pinrang dan Badan Pangan Nasional, karena kegiatan ini secara langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pinrang, M. Abduh menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di pasaran.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Pinrang juga telah membentuk Tim Saber (Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Mutu dan Keamanan Pangan) yang secara rutin melakukan pemantauan di setiap pasar guna memastikan harga tetap terkendali serta kualitas dan keamanan pangan tetap terjaga.

“Tim ini hadir untuk memastikan tidak ada pelanggaran harga maupun peredaran bahan pangan yang tidak layak. Harapan kita, masyarakat merasa aman dan terlindungi,” jelasnya.

Lebih lanjut, dirinya berharap Gerakan Pangan Murah ini dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga pasokan dan stabilitas harga pangan, sehingga berdampak langsung pada pengendalian inflasi daerah.

Dengan langkah ini, manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek menjelang hari raya, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah serta memberikan rasa tenang bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya. (ams)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Ramai Jual-beli Rekening Bank, Ini Risiko yang Mengintai, Waspadalah!
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Sibuk di Pabrik FABA Nusakambangan, Napi: Masa Hukuman Terasa Cepat
• 39 menit laludetik.com
thumb
Revitalisasi Lapangan Gaspa Palopo Rampung, Gubernur Dorong Masyarakat Manfaatkan Fasilitas Olahraga
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Syarat Ikut Mudik Gratis Lebaran 2026, Catat Dokumen dan Cara Daftarnya
• 11 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.