Danantara akan kembali membeli lahan di Makkah, Arab Saudi. Kali ini lahan 600 meter dari Masjidil Haram yang dilelang oleh Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC).
CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, mengatakan dirinya baru saja kembali dari Riyadh siang hari ini dan membeberkan progres terbaru dari rencana pembangunan Kampung Haji, yakni pembelian lahan Ajyad Al Sadd dengan radius 600 meter sampai 1,2 kilometer.
Dia menyebut, dari total 8 plot lahan yang dilelang oleh RCMC, memiliki jarak 2,5 kilometer dari Masjidil Haram, sementara jemaah haji Indonesia selama ini biasanya tinggal 4,5 sampai 6 kilometer.
"Ini yang sudah kita lakukan pembelian hotel maupun lahan di Kampung Haji yang next-nya yang akan kita lakukan pembelian lahan kurang lebih jaraknya adalah 600 meter dari Masjidil Haram," ungkapnya saat Indonesia Economic Outlook 2026, Jumat (13/2).
Lahan lain yang dilelang RCMC yakni Southern Jorhom, Ajyad Al Masafi, Al Hajlah, Al Khalidiyyah, Western Hindawiyah, Eastern Hindawiyah, dan Southern Hindawiyah.
Selain itu, Rosan menyebutkan bahwa Danantara juga akan mengelola Kawasan Thakher City dan Hotel Novotel Thakher yang berjarak 2,5-3 kilometer dari Masjidil Haram. Kerja sama ini sudah diteken pada 14 Desember 2025 lalu.
"Kebetulan saya baru landing jam 1 siang dari Riyadh, dan ini yang investasinya kita sudah lakukan, untuk Kampung Haji kurang lebih jaraknya 2,5 kilometer dari Masjidil Haram dan ada terowongan langsung," jelasnya.
Pada kawasan seluas 4,4 hektare ini, Danantara akan membangun 13 tower penginapan dengan potensi 4.564 kamar dan 1 pusat perbelanjaan. Adapun Hotel Novotel yang sudah berdiri memiliki total 1.461 kamar yang sudah beroperasi.
"Ini penandatanganan pada 14 Desember lalu dan ini denah yang akan kita bangun, 13 tower yang akan kita bangun di wilayah itu," ungkap Rosan.





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5502631/original/045024200_1770992565-IMG-20260213-WA0049.jpg)