FAJAR, MAKASSAR — Sinetron terbaru berjudul “Istiqomah Cinta” resmi tayang perdana sejak 9 Februari 2026.
Kehadirannya langsung mencuri perhatian pecinta drama Tanah Air berkat alur cerita yang menyentuh dan deretan pemain muda berbakat yang terlibat di dalamnya.
Dibintangi oleh Yasmin Napper, Arbani Yasiz, Cakrawala Airawan, dan Anjani Dina, sinetron ini menghadirkan kisah penuh pengorbanan, cinta, dan ujian kesetiaan.
Chemistry antar pemain menjadi salah satu daya tarik utama yang membuat cerita terasa hidup.
“Istiqomah Cinta” mengisahkan perjalanan hidup Khansa, yang diperankan Yasmin Napper. Khansa digambarkan sebagai sosok perempuan lembut, sederhana, dan taat beribadah. Namun, hidupnya berubah drastis ketika ia harus menjalani hukuman lima tahun penjara.
Keputusan itu diambil Khansa demi menutupi kesalahan Monika, saudara tirinya yang diperankan Anjani Dina.
Pengorbanan tersebut menjadi titik awal konflik emosional yang membentuk keseluruhan cerita, memperlihatkan betapa besar cinta dan tanggung jawab yang dipikul Khansa.
Di sisi lain, karakter yang diperankan Arbani Yasiz hadir sebagai sosok pria yang setia dan terus memperjuangkan cinta di tengah situasi rumit.
Sementara Cakrawala Airawan membawa warna tersendiri lewat karakter yang memiliki dinamika emosional kuat dan ikut memengaruhi perjalanan hidup Khansa.
Dalam kesempatan berbagi cerita kepada rekan-rekan media, Yasmin Napper mengaku peran Khansa menjadi salah satu tantangan terbesarnya.
“Saya harus mendalami sisi emosional seorang perempuan yang tegar, sabar, namun menyimpan luka batin mendalam,” ucapnya.
Arbani Yasiz juga mengungkapkan bahwa proses syuting berlangsung penuh kehangatan meski banyak adegan emosional yang menguras perasaan.
“Kebersamaan para pemain di lokasi syuting membuat proses pendalaman karakter menjadi lebih mudah,” tuturnya.
Sementara itu, Anjani Dina menuturkan bahwa memerankan Monika bukan hal sederhana. Karakternya memiliki sisi kompleks, antara rasa bersalah, ego, dan konflik batin yang terus menghantui.
Ia berusaha menampilkan Monika sebagai sosok yang manusiawi meski melakukan kesalahan besar.
Cakrawala Airawan pun berbagi keseruan selama syuting, mulai dari adegan-adegan dramatis hingga momen santai di balik layar. Menurutnya, kekompakan tim produksi dan para pemain menjadi kunci terciptanya suasana kerja yang positif.
Dengan alur cerita yang sarat pesan moral tentang pengorbanan, kesabaran, dan makna cinta yang tulus, “Istiqomah Cinta” diharapkan mampu menyentuh hati penonton.
Sinetron ini tak hanya menghadirkan drama keluarga, tetapi juga refleksi tentang arti keikhlasan dalam menjalani ujian hidup. (wis)





