Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Pemerintah mencatat capaian positif dalam kinerja investasi nasional sepanjang 2025. Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, menyebut realisasi investasi tahun ini berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.
Hal tersebut disampaikan Rosan dalam acara Indonesia Economic Outlook di Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026.
Dalam paparannya, Rosan mengungkapkan bahwa realisasi investasi 2025 mencapai sekitar 101,3 persen dari target pemerintah sebesar Rp1.931,2 triliun, atau setara dengan sekitar 120 miliar dolar AS. Capaian tersebut juga menunjukkan pertumbuhan 12,7 persen secara tahunan (year on year).
"Alhamdulillah target investasi itu kami mencapai kurang lebih 101,3%. Jadi kurang lebih dari target Rp1.931,2 triliun itu year on year-nya naik 12,7% atau kurang lebih mencapai 120 miliar US Dollar untuk 2025 target realisasi investasi," ujar Rosan, Jumat, 13 Februari 2026.
Tidak hanya dari sisi nilai, investasi juga memberikan dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja. Sepanjang 2025, realisasi investasi tersebut mampu menciptakan sekitar 2,7 juta lapangan pekerjaan.
"Ini menyumbangkan kurang lebih 2,7 juta serapan tenaga kerja di Indonesia," ucapnya
Kemudian Rosan menjelaskan, kontribusi investasi tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa. Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di luar Jawa juga menyumbang, menunjukkan mulai meratanya aktivitas ekonomi ke daerah-daerah.
Ia juga menyoroti peran investor asing, khususnya Singapura, yang masih menjadi mitra terbesar dan paling konsisten dalam menanamkan modal di Indonesia.
"Terima kasih atas dukungan Singapura yang terus berinvestasi di Indonesia. Kami berharap ke depan investasinya bisa semakin besar," ungkapnya.
Menurut Rosan, capaian investasi yang melampaui target ini menjadi modal penting bagi Indonesia untuk mengejar pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dalam beberapa tahun ke depan, termasuk target pertumbuhan 8 persen pada 2029.
Editor: Redaktur TVRINews





