Terkini, Bulukumba — Kerukunan Keluarga Mahasiswa Bulukumba UIN Alauddin Makassar (KKMB UINAM) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) sebagai forum tertinggi organisasi dalam rangka melakukan regenerasi kepemimpinan.
Mengusung tema “Regenerasi Kepemimpinan KKMB UINAM Berintegritas, Solidaritas dan Progresif dalam Bingkai Asas Kekeluargaan”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan arah gerak organisasi ke depan.
Mubes bukan sekadar agenda pergantian ketua, melainkan ruang demokratis untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, merumuskan gagasan strategis, serta memperkuat komitmen kolektif dalam menjaga marwah organisasi daerah.
Kerukunan Keluarga Mahasiswa Bulukumba UIN Alauddin Makassar (KKMB UINAM) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) sebagai forum tertinggi organisasi dalam rangka melakukan regenerasi kepemimpinan.Sebagai wadah berhimpun mahasiswa asal Kabupaten Bulukumba yang menempuh pendidikan di UIN Alauddin Makassar, KKMB UINAM memiliki tanggung jawab moral untuk melahirkan kepemimpinan yang tidak hanya cakap secara organisatoris, tetapi juga berintegritas dan berorientasi pada kemajuan bersama.
Ketua Panitia Mubes Dirgahayu dalam sambutannya menegaskan bahwa regenerasi adalah keniscayaan dalam setiap organisasi.
“Regenerasi bukan hanya pergantian figur, tetapi proses kaderisasi nilai. Integritas harus menjadi fondasi, solidaritas menjadi kekuatan, dan progresivitas menjadi arah gerak,” ujarnya.
Selama ini, KKMB UINAM dikenal sebagai organisasi kedaerahan yang menjunjung tinggi asas kekeluargaan. Nilai tersebut menjadi identitas yang membedakan sekaligus memperkuat kohesi antaranggota.
Dalam dinamika organisasi, perbedaan pandangan adalah hal yang wajar, namun semangat kekeluargaan harus tetap menjadi bingkai utama dalam setiap proses musyawarah dan pengambilan keputusan.
Dipertegas oleh Ketua Umum KKMB UINAM Supardi di Mubes mengatakan bahwa peserta diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang visioner, responsif terhadap tantangan zaman, serta mampu menjawab kebutuhan kader dan mahasiswa Bulukumba secara umum.
“Kepemimpinan progresif yang dimaksud adalah kepemimpinan yang adaptif terhadap perkembangan sosial, akademik, dan teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar organisasi,” bebernya.
Selain agenda pemilihan ketua formatur, Mubes juga membahas evaluasi kepengurusan sebelumnya, penyempurnaan aturan organisasi, serta penyusunan rekomendasi strategis sebagai arah kebijakan periode selanjutnya.
Hal ini menjadi langkah konkret dalam memastikan organisasi tetap relevan, produktif, dan berdaya saing. Lanjut Supardi dengan lantang.
Dengan terselenggaranya Musyawarah Besar ini, KKMB UINAM menegaskan komitmennya untuk terus menjadi rumah bersama mahasiswa Bulukumba di Makassar rumah yang dibangun atas dasar kepercayaan, solidaritas, dan cita-cita kolektif untuk kemajuan daerah.
“Mubes ini diharapkan menjadi titik tolak lahirnya kepemimpinan baru yang mampu menjaga nilai, merawat persaudaraan, serta membawa KKMB UINAM ke arah yang lebih progresif dan bermartabat,” tandasnya.




