Purbaya Tegaskan APBN Masih Sanggup Bayar Cicilan Utang Whoosh

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait kabar utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh dibebankan kepada APBN.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait kabar utang Whoosh dibebankan kepada APBN. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait kabar utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bukan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. 

Purbaya menegaskan kapasitas APBN masih sanggup untuk membayar cicilan utang Whoosh. Dengan biaya yang mencapai Rp120 triliun, pemerintah harus membayar cicilan sebesar Rp1,2 triliun per tahun.

Baca Juga:
AHY Terus Kawal Utang Whoosh, Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Tetap Masuk Rencana

"Kan APBN kita kan cukup untuk itu (utang Whoosh), tanpa melewati 3 persen (defisit APBN terhadap PDB), (dana) pasti ada atau kita lakukan penghematan di tempat lain," ujarnya saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Kendati demikian Purbaya mengaku hingga saat ini belum ada arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk menggulirkan APBN untuk menyelesaikan utang Whoosh. Saat ini, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih menunggu BPI Danantara untuk melakukan restrukturisasi penyelesaian utang mega proyek tersebut.

Baca Juga:
Purbaya Akui Belum Dilibatkan Soal Bayar Utang Whoosh Rp1,2 Triliun per Tahun Pakai APBN

"Tadi belum ada pembahasan. Saya akan tunggu sampai dapat berita terakhir dari Pak Rosan (CEO Danantara). Tapi pada dasarnya begitu diputuskan Presiden, saya akan eksekusi," katanya.

Purbaya memastikan proses penyelesaian utang Whoosh akan dilakukan secara hati-hati dan tidak akan mengganggu ruang fiskal maupun program-program yang akan dijalankan oleh pemerintah.

"Saya akan beresin supaya semuanya berlangsung smooth (lancar). Tapi sampai sekarang saya belum mendapatkan informasi dari Pak Rosan, jadi saya akan tunggu dulu," kata Purbaya.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPR Dorong Strategi Terpadu Logam Tanah Jarang
• 12 jam lalutvrinews.com
thumb
Jelang Ramadan, Gubernur Banten Turun ke Pasar Pastikan Harga Pangan Stabil
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Perkuat Daya Saing Galangan Kapal Nasional, Iperindo Dukung Insentif Bea Masuk dan PPN 0 Persen
• 17 jam laludisway.id
thumb
Ragam Ikan di Sungai Ciliwung: Ikan Asing Melonjak, Ikan Lokal Terdesak
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Vladimir Vujovic Tidak Kaget dengan Perkembangan Pesat Beckham Putra: Sejak Dulu Sudah Menjanjikan
• 11 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.