KIP Kabulkan Sebagian Gugatan BonJowi, Salinan Ijazah Jokowi Bisa Diakses Tanpa Sensor

metrotvnews.com
19 jam lalu
Cover Berita

Komisi Informasi Pusat (KIP) Jakarta membacakan putusan sengketa informasi mengenai dokumen akademik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Dalam persidangan tersebut, Majelis memutuskan untuk mengabulkan sebagian permohonan yang diajukan oleh pemohon yang tergabung dalam kelompok Bongkar Jokowi (Bonjowi).

Sengketa ini diajukan oleh tiga anggota kelompok Bonjowi, yakni Leony Lidya, Lukas Luwarso dan Herman. Mereka menuntut akses terhadap salinan ijazah serta dokumen akademik pendukung milik Presiden Jokowi yang pernah digunakan sebagai persyaratan administratif dalam berbagai kontestasi politik.

Lukas Luwarso, selaku perwakilan pemohon, menyambut baik putusan tersebut meskipun hanya dikabulkan sebagian. Menurutnya, inti utama dari permohonan mereka, yakni keterbukaan akses terhadap salinan ijazah, telah dipenuhi oleh Majelis.

"Semua yang kita minta itu dikabulkan, kecuali fotokopi KTP, akta kelahiran, NPWP, dan nilai ijazah. Tapi tadi disebutkan kita harus bisa ditunjukkan kalau mau (melihat)," ujar Lukas.
  Baca juga: Roy Suryo Cs Sebut Ijazah Jokowi yang Dikeluarkan Bareskrim dan KPU Berbeda
Lukas menambahkan bahwa salinan ijazah yang nantinya akan diterima oleh pihaknya adalah salinan yang tidak disensor. Ia menilai putusan ini sebagai langkah penting untuk meningkatkan akuntabilitas lembaga negara serta transparansi informasi publik.

Meskipun gugatan dikabulkan, proses pengambilan keputusan di KIP tidak sepenuhnya bulat. Terdapat dissenting opinion atau perbedaan pendapat di antara anggota Majelis. Namun, Lukas menilai hal tersebut tidak terlalu signifikan terhadap substansi putusan akhir yang memenangkan poin-poin utama tuntutan mereka.

Pasca-putusan ini, kelompok Bonjowi berencana mengambil langkah lanjutan. Lukas menyebutkan pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), dan melakukan upaya yang disebut sebagai langkah ilmiah.

Selain koordinasi antarlembaga, Bonjowi juga mengklaim telah mendapatkan sejumlah data menarik yang akan dirangkai layaknya susunan puzzle. Upaya ini dilakukan untuk menjawab teka-teki terkait keabsahan dokumen akademik yang selama ini menjadi sorotan kelompok tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Danpuspom: Bentrok TNI-Polri di Mappi Papua Selatan Selesai Dimediasi
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Kuasa Hukum Tegaskan Tuduhan Tiktokers Vanessa soal Ijazah Palsu dan Penelantaran Anak Tak Terbukti
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Politisi Muda Golkar Apresiasi Pembentukan Akademi Partai Golkar 
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Bea Cukai Rilis Desain Pita Cukai 2026, Begini Tampilannya
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Kemlu RI Tegaskan Batasan TNI di Gaza, Tegas Tolak Relokasi Paksa Warga Palestina
• 25 menit lalukompas.com
Berhasil disimpan.