Danpuspom: Bentrok TNI-Polri di Mappi Papua Selatan Selesai Dimediasi

rctiplus.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, iNews.id – Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Yusri Nuryanto memastikan bentrok antara TNI dan Polri di Kabupaten Mappi, Papua Selatan, telah diselesaikan melalui mediasi. Dengan penyelesaian tersebut, permasalahan antara kedua institusi dinyatakan selesai dan tidak berlanjut.

“Jadi sudah diselesaikan dan sudah dimediasi antara TNI dengan Polri,” ujar Yusri di Mabes TNI, Jakarta Timur, Jumat (13/2/2026).

Mayjen Yusri menjelaskan, insiden tersebut dipicu adanya miskomunikasi antar prajurit di lapangan. Menurutnya, faktor usia prajurit yang relatif muda turut memengaruhi munculnya kesalahpahaman.

“Tentara-tentara sekarang ini kan muda-muda ini, jadi kadang-kadang energinya terlalu banyak sehingga ada miskomunikasi sedikit sehingga muncul. Tapi itu hal sudah diselesaikan,” katanya.

Sementara itu, Kapendam XXIV/Mandala Trikora Iwan Dwi Prihartono menjelaskan, peristiwa bermula dari aksi seorang pengendara sepeda motor yang beberapa kali melakukan penggeberan serta melontarkan ucapan tidak pantas di sekitar area penjagaan Yonif sejak 6 hingga 11 Februari 2026.

Insiden terjadi di sekitar Marseling Area 2 Yonif TP 819/PIBP, Distrik Obaa, Kabupaten Mappi, Papua Selatan.

Pada 12 Februari 2026 dini hari, personel siaga melakukan penghentian dan mengamankan satu orang untuk dimintai keterangan. Dari pemeriksaan awal diketahui yang bersangkutan merupakan oknum anggota Polairud Polres Mappi dan saat itu berada dalam pengaruh minuman beralkohol.

“Pagi harinya, pimpinan Yonif TP 819/PIBP dan pimpinan Polres Mappi menggelar pertemuan dan bersepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan,” ujar Iwan.

Namun, sekitar pukul 09.15 WIT, sekelompok massa sempat mendatangi area satuan dan melakukan pelemparan batu. Personel di lapangan kemudian melakukan pengamanan sesuai prosedur untuk mencegah situasi memburuk.

“Berkat koordinasi cepat kedua institusi, situasi berhasil dikendalikan dan dinyatakan aman tanpa eskalasi lanjutan,” ucapnya.

Kapendam menegaskan, insiden tersebut murni melibatkan oknum dan tidak berkaitan dengan konflik institusional antara TNI dan Polri.

Dia memastikan aktivitas masyarakat di Kabupaten Mappi kini telah kembali normal dan situasi keamanan dinyatakan kondusif.

Original Article


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menanti Putusan Prabowo soal Izin Tambang Agincourt di Martabe
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Dituntut 18 Tahun, Kubu Kerry Riza Siapkan Pleidoi dan Harap Hakim Memutus Adil
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Arab Saudi Diperkirakan Mulai Ramadan 19 Februari, Kemungkinan Berlangsung 30 Hari
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Zulkifli Hasan Ingatkan Kader PAN yang Jadi Pejabat Agar Tidak Sombong dan Rutin Turun ke Rakyat
• 2 jam lalupantau.com
thumb
OPPO Find X9 Ultra Terungkap, Bawa Dua Kamera Periskop Sekaligus
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.