Prabowo: Jangan Gunakan Hukum untuk Libas Lawan Politik

mediaindonesia.com
15 jam lalu
Cover Berita

Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan aparat penegak hukum, mulai dari kepolisian, kejaksaan hingga lembaga peradilan lainnya, agar tidak menggunakan hukum sebagai alat untuk menyerang lawan politik. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo di hadapan ekonom, investor, dan praktisi bisnis dalam acara Indonesia Economy Outlook (IEO) 2026 di Jakarta, Jumat (13/2).

Ia menegaskan komitmennya sebagai pemegang mandat rakyat untuk memastikan kepastian hukum (rule of law) berjalan secara adil. Menurutnya, kepastian hukum merupakan fondasi utama stabilitas nasional serta rasa aman bagi masyarakat.

“Saya bertekad hukum harus ditegakkan dengan baik, tanpa kompromi. Namun tidak boleh ada ketidakadilan. Hukum tidak boleh digunakan untuk ‘ngerjain’ lawan politik,” ujar Presiden.

Baca juga : Presiden Prabowo Minta Penegak Hukum Setop Kriminalisasi Rakyat

Prabowo juga menyinggung langkah yang pernah diambilnya pada 31 Juli 2025, ketika memberikan amnesti kepada Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP yang sebelumnya divonis 3,5 tahun penjara dalam kasus suap terkait Harun Masiku. Selain itu, Presiden juga memberikan abolisi kepada mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong yang divonis 4,5 tahun penjara dalam kasus impor gula. Keduanya diketahui berada di kubu politik yang berbeda dengan Prabowo pada Pilpres 2024.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut mengingatkan para hakim agar menjatuhkan putusan yang benar-benar adil dan bebas dari keraguan. Ia menekankan pentingnya prinsip beyond a reasonable doubt, yakni keyakinan bahwa seseorang benar-benar bersalah sebelum dijatuhi vonis.

“Jika masih ada kemungkinan terdakwa tidak bersalah, maka tidak boleh dijatuhkan keputusan final,” tegasnya.

Baca juga : Pengerahan Rantis TNI di Kejagung Dikhawatirkan Timbulkan Kesan Intimidatif

Prabowo menambahkan bahwa masyarakat membutuhkan sistem hukum yang adil dan bersih. Ia meyakini, kepastian hukum merupakan syarat utama keberhasilan suatu negara.

“Hanya dengan kepastian hukum, kita dapat menciptakan stabilitas dan ketenangan bagi rakyat. Tidak ada negara yang berhasil tanpa pemerintahan yang bersih dan adil,” ujarnya.

Presiden pun menegaskan komitmennya bersama tim pemerintahan untuk membangun sistem pemerintahan yang berintegritas dan berkeadilan. (Ant/E-3)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemko Medan Rogoh Rp4,17 Miliar Gelar Pasar Murah selama Ramadan
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Minat Umrah Dongkrak Permohonan Paspor di Imigrasi Banjarmasin
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Skandal Proyek Fiktif 2018-2025 Terungkap, Bareskrim Tahan Mantan Direktur PT DSI
• 6 jam laludisway.id
thumb
AFPI dan KrediOne Perkuat Literasi Keuangan Konsumen Pindar
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Codeblu Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Pemerasan 
• 12 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.