Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

tvonenews.com
15 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com — Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah FIFA Series 2026 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 27–30 Maret 2026. Timnas Indonesia akan menghadapi 3 lawan tangguh.

Timnas Indonesia di bawah pelatih anyar John Herdman akan menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Secara teknis, masing-masing tim akan memainkan dua pertandingan.

Lantas bagaimana kekuatan dan kelemahan calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 ini, berikut ulasannya:

1. Bulgaria, Lawan Paling Berpengalaman

Gelandang tim nasional Bulgaria Ivaylo Chochev (kiri) melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya
Sumber :
  • Antara

Di antara tiga calon lawan Indonesia, Bulgaria menjadi tim dengan reputasi paling mentereng. Negara asal Eropa Timur itu pernah mencatat sejarah dengan menembus semifinal Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.

Walaupun demikian dalam dua dekade terakhir performanya cenderung menurun dan sering gagal lolos ke turnamen besar.

Dengan komposisi pemain-pemain yang berkompetisi di berbagai liga Eropa, Tim berjuluk The Lions dikenal memiliki organisasi permainan yang solid, disiplin dalam bertahan, serta memaksimalkan transisi cepat saat menyerang.

Gaya bermain seperti ini tentu wajib diantisipasi skuad asuhan John Herdman.

Saat ini Bulgaria berada di peringkat ke-88 ranking FIFA, unggul cukup jauh dari Indonesia yang menempati posisi ke-122 dunia.

2. Saint Kitts dan Nevis, Andalkan Fisik dan Kecepatan

Fakta Menarik St Kitts and Nevis, Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Sumber :
  • Facebook Saint Kitts and Nevis Football Association

Saint Kitts dan Nevis merupakan negara kecil di kawasan Karibia yang berada di bawah naungan CONCACAF. Kiprah mereka di panggung sepak bola internasional memang tidak terlalu mencolok.

The Sugar Boyz dikenal mengandalkan kekuatan fisik, kecepatan, serta duel satu lawan satu. Beberapa pemainnya juga memiliki pengalaman bermain di liga Amerika Serikat maupun kompetisi level bawah Eropa.

Dari sisi prestasi, Saint Kitts dan Nevis bukan termasuk kekuatan utama di kawasan Caribbean Football Union (CFU). Mereka juga belum memiliki pencapaian besar di level regional maupun kontinental.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3 Bulan Berpisah, Inara Rusli Akhirnya Bertemu dengan Anak-anaknya, Peluk Cium Ketiga Buah Hatinya
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Sarapan Bergizi Tak Sekadar Rutinitas, Tapi Fondasi Utama Kesiapan Belajar Anak
• 45 menit lalumedcom.id
thumb
Nutella Ajak Keluarga Rayakan Ramadan Lewat Kampanye Berbagi #SajikanKebersamaanBersamaNutella
• 6 jam laluherstory.co.id
thumb
Tips Pilih Warna Mobil Biar Tak Menyesal Saat Dijual Lagi | SAPA PAGI
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Dessert Boo Curi Perhatian di Market Day RT 08, Warga Kassi-Kassi Gerakkan UMKM dari Lingkungan Sendiri
• 9 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.