KCIC Bidik Penumpang Whoosh Naik 6% di Tengah Isu Utang Kereta Cepat

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Cepat Indonesia China atau KCIC optimistis menargetkan pertumbuhan jumlah penumpang Whoosh naik sebesar 5%-6% pada tahun ini di tengah sorotan beban utang proyek kereta cepat.

Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi mengungkapkan jumlah penumpang Whoosh saat ini telah mencapai sekitar 6,2 juta orang per tahun. Perseroan menargetkan kenaikan minimal 5–6% secara tahunan, sehingga proyeksi penumpang dapat menembus sedikitnya 6,5 juta orang pada tahun ini.

“Kami menargetkan pertumbuhan sebesar 5% setiap tahunnya,” ujarnya kepada Bisnis.com, dikutip Sabtu (14/6/2026)

Dwiyana menyampaikan bahwa kinerja keuangan sejauh ini menunjukkan pertumbuhan pendapatan mencapai 19% pada 2025 dengan EBITDA yang positif mengingat layanan Kereta Cepat baru beroperasi penuh sejak Oktober 2023.

Selain mengejar pertumbuhan volume penumpang, KCIC juga membidik peningkatan pangsa pasar wisatawan mancanegara. Saat ini, sekitar 7% atau sekitar 401.000 penumpang Whoosh merupakan wisatawan internasional, dengan mayoritas berasal dari Malaysia dan Singapura.

Saat ini pihaknya tengah menggenjot kenaikan jumlah penumpang melalui kanal digital, salah satunya kemitraan dengan Trip.com, dengan fokus awal pada kawasan Asean.

Data penumpang internasional Whoosh sepanjang 2023–2025 menunjukkan kontribusi terbesar berasal dari Malaysia sekitar 300.000 penumpang, disusul Singapura lebih dari 80.000 penumpang, China sekitar 60.000 penumpang, serta Jepang dan Korea Selatan dengan total gabungan lebih dari 50.000 penumpang.

KCIC menegaskan penguatan distribusi digital dilakukan tanpa mengganggu kanal penjualan yang sudah berjalan, dengan tujuan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Selain memperluas distribusi, KCIC juga mengembangkan ekosistem pendukung di sekitar stasiun untuk mendorong peningkatan ridership. Stasiun Karawang diproyeksikan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan penumpang, dengan pembangunan dua akses jalan dari sisi barat dan timur yang melibatkan pengembang kawasan industri dan komersial setempat.

Pengembangan area ritel di Stasiun Halim serta kerja sama dengan berbagai mitra juga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan penumpang sekaligus menambah pendapatan non-tiket.

Global Commercial Head, International Train Business Trip.com Group, Ian Luo mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi ekspansi regional sekaligus upaya memperkuat penetrasi pasar Indonesia yang memiliki populasi lebih dari 270 juta jiwa. Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk membangun jaringan layanan kereta internasional yang terintegrasi, setelah sebelumnya mengembangkan bisnis serupa di Eropa dan Asia.

“Kerja sama dengan Whoosh ini menjadi yang pertama di Asia Tenggara,” katanya.

Sementara itu, General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa merespons terkait isu pembayaran utang Kereta Cepat.

“Terkait hal tersebut saat ini masih dalam proses pembahasan di Danantara, skemanya seperti apa pasti akan menjadi solusi yang terbaik. KCIC akan selalu mengikuti dan mendukung seluruh arahan dari pemerintah,” katanya.

Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo mengonfirmasi bahwa APBN akan diikutsertakan sebagai sumber pelunasan utang Kereta Cepat proyek kongsi Indonesia dan China itu. Politisi Partai Gerindra itu mengatakan bahwa dalam perkembangan terbaru Danantara masih memfinalisasi keputusan ihwal penanganan utang Whoosh.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KLH Hentikan Operasional Boiler Biomassa Pabrik Kertas di Tangerang
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hujan Deras Guyur Jember, 17 Desa di Delapan Kecamatan Terendam Banjir
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Kapolres Bima Kota Non-aktif AKBP Didik Titip Koper Berisi Narkoba ke Anak Buah
• 53 menit laluviva.co.id
thumb
Menghubungkan Perjalanan dan Kesehatan: Wellness Tourism Jepang, Program Baru Hasil Kolaborasi dengan Permata Bank dan ReM CLINIC Ginza
• 13 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Daftar Penerima Tanda Kehormatan Penggerak MBG dari Prabowo, Ada Kapolda Jateng hingga Kapolres Bogor
• 14 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.