GenPI.co - Sejumlah partai politik yang sudah menyatakan dukungan Prabowo 2 periode, disebut cenderung kurang bisa dipercaya.
Peneliti senior Citra Institute Efriza mengatakan ada kepentingan pragmatis politik, di balik dukungan partai politik untuk Prabowo Subianto di Pilpres 2029.
Dia menilai partai politik yang secara dini menyatakan dukungan Prabowo 2 periode itu, cenderung kurang bisa dipercaya.
Efriza menyebut mereka memiliki beberapa keinginan, yakni agar popularitas dan elektabilitas bisa terdongkrak melalui pernyataannya.
Mereka juga memiliki keinginan ada kader yang dipilih Prabowo Subianto untuk menjadi Cawapres di 2029.
Dia mencontohkan sikap PKB menjelang Pilpres 2024 yang memilih mendukung Anies Baswedan. Padahal, partai pimpinan Muhaimin Iskandar itu sudah dekat dengan Prabowo.
“Termasuk PAN yang sering tidak solid mendukung Prabowo Subianto, seperti pada 2009, dan 2014,” katanya dikutip dari JPNN, Sabtu (14/2).
Efriza juga menilai sikap Partai Golkar, Demokrat, PKS, dan NasDem yang lebih rasional dalam Pilpres 2029.
Dia mengatakan empat partai politik tersebut, berhati-hari dalam menyatakan dukungan. Sebab, mereka masih mempertimbangkan dinamika politik.
“Mereka masih menjaga ruang manuver, kalau ada perubahan konstelasi. Mereka tidak mudah langsung menyatakan mendukung Prabowo 2 periode,” ucapnya. (mcr8/jpnn)
Lihat video seru ini:





