Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Bekasi
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan terus menunjukkan dampak konkret terhadap peningkatan kualitas pendidikan vokasi. Salah satunya terlihat di SMK Teratai Putih Global 4 Bekasi yang kini memiliki Ruang Praktik Siswa (RPS) baru untuk konsentrasi keahlian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).
Pembangunan ruang praktik beserta perabotnya tersebut telah rampung dan siap dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih representatif serta selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Kepala SMK Teratai Putih Global 4 Bekasi, Wawan Kuswandi, mengatakan ruang praktik baru mulai Februari ini akan digunakan untuk kegiatan praktik siswa. Ia menilai, dukungan sarana dan prasarana yang semakin lengkap memberikan optimisme baru bagi sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran.
“Kami yakin ruang praktik yang representatif akan sangat menunjang proses pembelajaran siswa,”kata Wawan dalam keterangan tertulis, Sabtu, 14 Februari 2026.
Menurutnya, kehadiran fasilitas baru tidak hanya disambut antusias oleh guru dan siswa, tetapi juga orang tua. Sarana pembelajaran yang memadai dinilai menjadi motivasi tambahan bagi tenaga pendidik untuk memberikan pembelajaran terbaik.
Wawan menambahkan, dengan fasilitas yang lebih baik, sekolah memiliki peluang lebih luas untuk mengembangkan berbagai skenario pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Ia optimistis, siswa akan semakin terdorong untuk mengasah kompetensi diri berkat dukungan infrastruktur yang memadai.
Hal senada disampaikan Kepala Program Keahlian RPL, Apit Handoko. Ia menjelaskan, sebelum revitalisasi, ruang praktik RPL memerlukan pembenahan agar sesuai dengan perkembangan teknologi. Kini, ruang tersebut telah dilengkapi instalasi listrik dan jaringan yang tertata rapi, pencahayaan optimal, serta tata ruang yang mendukung pembelajaran berbasis proyek.
“Dengan fasilitas yang lebih modern dan ruang yang lebih representatif, kami berharap proses pembelajaran bisa berjalan maksimal dan mendekati suasana kerja di industri,”ungkap Apit.
Ia juga mengungkapkan tingginya antusiasme siswa sejak proses pembangunan dimulai. Banyak siswa yang menanyakan waktu penggunaan ruang baru tersebut. Menurutnya, revitalisasi ini turut menumbuhkan rasa memiliki serta tanggung jawab siswa dalam menjaga fasilitas sekolah.
SMK Teratai Putih Global 4 Bekasi menerima bantuan pembangunan RPS RPL senilai Rp1,48 miliar. Selain itu, sekolah juga mendapatkan dukungan peralatan praktik untuk konsentrasi keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dari Pemerintah Provinsi.
Peresmian hasil revitalisasi dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat. Dalam kunjungannya, ia meninjau bangunan dan fasilitas yang telah selesai 100 persen serta mengapresiasi pemanfaatan bantuan yang dinilai tepat sasaran.
Atip berharap pembangunan ruang praktik SMK yang memadai dan terstandar ini dapat menjadi contoh dalam memperkuat kualitas pendidikan vokasi agar semakin selaras dengan kebutuhan dunia kerja.
Editor: Redaktur TVRINews





