Jakarta, VIVA – Kendaraan niaga ringan umumnya identik dengan aktivitas distribusi barang dan kebutuhan usaha, namun fungsinya kini semakin luas. DFSK menunjukkan bahwa pikap komersial Super Cab juga bisa diandalkan untuk mendukung penanggulangan bencana di berbagai wilayah terdampak.
PT Sokonindo Automobile menghadirkan Super Cab sebagai kendaraan pendukung unit water treatment yang digunakan dalam operasional Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Kendaraan tersebut dimodifikasi untuk membawa perangkat pengolahan air bersih tanpa mengubah karakter dasar dan kemampuan teknisnya.
Pemanfaatan ini memperlihatkan bahwa kendaraan komersial tidak hanya berperan dalam sektor ekonomi, tetapi juga bisa menjadi bagian dari sistem respons darurat. Struktur sasis yang kuat memungkinkan pemasangan peralatan tambahan secara stabil, bahkan saat melintasi kondisi jalan yang tidak ideal.
Selain itu, kapasitas angkut hingga 1,2 ton menjadi faktor penting karena memungkinkan kendaraan membawa perangkat serta logistik pendukung lainnya. Ground clearance yang tinggi juga membantu mobilitas saat harus menjangkau area terdampak bencana dengan medan yang menantang.
Head of Sales and Marketing PT Sokonindo Automobile, Doni Putra Okten, menjelaskan bahwa karakter multifungsi menjadi alasan kendaraan ini mudah diadaptasi. “DFSK Super Cab dirancang sebagai kendaraan multifungsi dengan platform yang fleksibel dan konstruksi kokoh,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif di pameran IIMS 2026, Jumat 13 Februari 2026.
Ia menambahkan bahwa fleksibilitas tersebut membuat Super Cab dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, tidak hanya distribusi barang. “Selain mendukung aktivitas logistik, kendaraan ini dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan, termasuk sebagai unit water treatment untuk mendukung operasional BNPB,” ungkapnya.
Pihak BNPB menilai keberadaan kendaraan operasional yang tangguh menjadi bagian penting dalam proses penanganan bencana. Kendaraan yang mampu menjangkau berbagai medan sekaligus membawa perangkat pendukung dinilai memperkuat kesiapan di lapangan.
Perwakilan BNPB menyampaikan bahwa kendaraan dengan spesifikasi kuat sangat membantu dalam situasi darurat. “Dalam kondisi bencana, kami membutuhkan kendaraan yang kuat, mampu menjangkau berbagai medan, serta dapat membawa perangkat pendukung seperti sistem water treatment,” tuturnya.
Super Cab sendiri dikenal sebagai kendaraan kerja yang mengedepankan fungsionalitas melalui bak luas dan kemampuan membawa beban besar. Mesin bensin 1.500 cc Dual VVT yang diusungnya menghasilkan tenaga 102 PS dan torsi 140 Nm untuk mendukung mobilitas operasional.





