jpnn.com, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memberikan apresiasi tinggi atas bergabungnya Federasi Serikat Pekerja Penerbangan Indonesia (FSPPI) ke dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di bawah kepemimpinan Moh. Jumhur Hidayat.
Keputusan strategis ini diumumkan secara resmi dalam rangkaian Rakornas II dan Rakernas IV KSPSI yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta.
BACA JUGA: APINDO-KSPSI Desak Perombakan Rezim Perdagangan demi Perkuat Ekonomi Domestik
Menaker Yassierli berharap langkah ini dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi dunia ketenagakerjaan di Indonesia.
Dalam keterangannya usai menutup acara pada Jumat (13/2) malam, Menaker Yassierli menyatakan harapannya agar integrasi ini memperkuat posisi KSPSI dalam menyuarakan aspirasi pekerja.
BACA JUGA: Serikat Pekerja Deklarasikan Pembentukan Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia
"Semoga bisa memberikan impact dan voice yang lebih besar bagi KSPSI," ujar Yassierli.
Dia menambahkan penguatan organisasi ini diharapkan mampu mendukung visi pemerintah dalam menciptakan keseimbangan antara kemajuan industri dan kesejahteraan buruh.
BACA JUGA: Kepengurusan Baru Serikat Pekerja Indonesia Re Resmi Dilantik
Momen bersejarah ini ditandai dengan pembacaan deklarasi oleh pimpinan masing-masing serikat pekerja pada Kamis (12/2) malam.
Tercatat ada enam organisasi besar di sektor penerbangan yang kini resmi bersatu dalam naungan KSPSI, yaitu Asosiasi Pilot Garuda, Serikat Pekerja Gapura Angkasa, Serikat Pekerja Angkasa Pura, Serikat Pekerja GMF, Serikat Pekerja Aero Trans Indonesia dan Serikat Karyawan Airnav.
Pimpinan keenam serikat tersebut menegaskan bahwa langkah bergabungnya mereka didasari kesamaan visi dan keyakinan bahwa KSPSI merupakan mitra perjuangan yang tepat.
Mereka juga menyatakan komitmen penuh untuk menjunjung tinggi anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi.
Ketua Umum KSPSI Moh. Jumhur Hidayat menyambut hangat energi baru dari sektor penerbangan ini.
Menurutnya, bergabungnya FSPPI menjadi dorongan besar bagi pihaknya dalam menjalin kolaborasi dengan pemerintah, DPR, dan dunia usaha.
"Ini menambah energi kami untuk memperjuangkan kesejahteraan buruh," kata Jumhur dalam keterangannya dikutip Sabtu (14/2).
Dia juga mengajak seluruh anggota baru untuk bergerak bersama meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus berkontribusi nyata dalam memajukan perekonomian nasional.
Bergabungnya serikat-serikat pekerja dari sektor vital ini menandai babak baru dalam pergerakan buruh di Indonesia, yang kini semakin solid dalam mengawal kebijakan ketenagakerjaan di masa depan. (esy/jpnn)
Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Mesyia Muhammad




