Jakarta, tvOnenews.com - Pertandingan sengit tersaji di GOR Utama Bojonegoro saat Jakarta Popsivo Polwan menjaga peluang lolos ke final four usai menaklukkan Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor dramatis 3-2 (19-25, 25-15, 25-18, 16-25, 16-14) pada lanjutan putaran kedua Proliga 2026, Jumat malam.
Laga ini tak hanya menghadirkan duel ketat di lapangan, tetapi juga adu strategi dari bangku pelatih.
- PBVSI
Asisten pelatih Electric PLN, Yudianto, menilai timnya sejatinya sudah tampil cukup baik meski akhirnya harus mengakui keunggulan lawan.
“Sebenarnya anak-anak sudah bermain cukup bagus, tapi Popsivo hari ini bermain luar biasa,” ujarnya seusai pertandingan.
PLN sempat tampil dominan di set pertama lewat tekanan agresif sejak awal. Namun momentum berubah drastis pada set kedua dan ketiga setelah Popsivo menemukan ritme permainan.
Pelatih Popsivo, Darko Dobriskov, mengakui laga ini sudah diprediksi berlangsung sulit.
“Kami sudah memprediksi Livin’ bisa mengambil poin hari ini, itu yang membuat motivasi kami di pertandingan hari ini,” kata Darko.
Menurutnya, kesiapan mental menjadi pembeda ketika pertandingan memasuki fase krusial.
Popsivo mampu membaca pola permainan lawan dan memaksimalkan momentum, terutama di set ketiga saat mereka menjauh dan mengendalikan tempo.
Sementara itu, Yudianto juga menyoroti faktor non-teknis yang memengaruhi performa timnya. Jadwal pertandingan yang berdekatan disebutnya cukup menguras energi para pemain.
“Kemarin kami bertanding, dan hari ini kami bertanding lagi. Mungkin faktor kelelahan juga bisa menjadi penyebab kalahnya kami hari ini,” kata Yudi.
PLN sempat bangkit di set keempat dan memaksakan laga ke set penentuan. Namun di set kelima, ketenangan Popsivo menjadi kunci saat skor sempat imbang 14-14 sebelum akhirnya ditutup 16-14.
Darko mengakui pertandingan tersebut benar-benar menguras emosi dan konsentrasi. Meski tak mengungkapkan detail teknis, ia menekankan pentingnya motivasi dan kesiapan menghadapi tekanan di momen krusial.
Dari sisi pemain, Arsela Nuari juga mengamini bahwa laga berjalan tidak mudah sejak awal.
“Terus terang kami tadi telat panas, dan sempat melakukan banyak kesalahan di awal pertandingan. Tapi di saat akhir, meski diliputi ketegangan, kami berhasil menang,” ujar Arsela.



