Antisipasi Lonjakan Transaksi, bank bjb Siapkan Dana Triliunan

katadata.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

Bank bjb menyiapkan uang tunai sebesar Rp 8 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Kesiapan tersebut disampaikan dalam Kick Off Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang digelar di Lobby Gedung C Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (13/2).

Kick Off SERAMBI 2026 menjadi penanda dimulainya rangkaian layanan penukaran uang dan distribusi uang layak edar kepada masyarakat. Program ini merupakan sinergi antara Bank Indonesia, lembaga jasa keuangan, dan perbankan nasional dalam mengantisipasi lonjakan transaksi selama Ramadan dan Lebaran.

Dalam kegiatan tersebut, bank bjb diwakili Direktur Pengganti Direktur Utama Ayi Subarna. Manajemen menyatakan komitmennya untuk menjaga ketersediaan uang tunai yang cukup, aman, dan layak edar di seluruh kantor cabang bank bjb di Indonesia.

Kebutuhan uang tunai biasanya meningkat menjelang Lebaran seiring aktivitas belanja, pembayaran tunjangan hari raya (THR), serta tradisi berbagi kepada keluarga dan kerabat. Oleh karena itu, kesiapan likuiditas dan layanan perbankan dinilai penting untuk menjaga kelancaran transaksi masyarakat.

Selain menyiapkan dana Rp8 triliun, bank bjb menyediakan layanan penukaran uang di sejumlah kantor cabang dan titik layanan yang telah ditentukan. Masyarakat dapat menukar uang maksimal Rp5,3 juta per orang per hari, dengan pecahan mulai dari Rp1.000 hingga Rp50.000.

Penukaran dilakukan melalui aplikasi PINTAR (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah) milik Bank Indonesia. Melalui platform tersebut, masyarakat dapat melakukan pemesanan penukaran secara resmi dan terjadwal.

Bank bjb juga mengoperasikan mobil kas keliling di sejumlah lokasi strategis guna memperluas akses layanan, termasuk bagi masyarakat yang berada jauh dari kantor cabang.

Di sisi lain, bank bjb mendorong masyarakat memanfaatkan layanan digital seperti mobile banking, internet banking, dan QRIS untuk mengurangi ketergantungan pada uang tunai. Transaksi digital dinilai lebih efisien dan aman, terutama di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi selama Ramadan dan Idulfitri.

Manajemen juga mengimbau nasabah untuk waspada terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan institusi perbankan. Nasabah disarankan tidak menggunakan jaringan Wi-Fi publik untuk transaksi serta tidak mengakses tautan atau aplikasi yang tidak resmi.

Selain layanan penukaran uang baru, bank bjb turut melayani penukaran uang rusak atau tidak layak edar sesuai standar Bank Indonesia. Langkah ini bertujuan menjaga kualitas uang yang beredar sekaligus mendukung sistem pembayaran yang aman dan tertib.

Partisipasi dalam SERAMBI 2026 disebut sebagai kelanjutan komitmen bank bjb dalam mendukung kebijakan Bank Indonesia menjaga stabilitas sistem keuangan nasional, khususnya pada periode peningkatan kebutuhan likuiditas menjelang hari raya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Resmikan SPPG & Gudang Pangan Polri, Prabowo Tegaskan MBG Tak Hamburkan Uang
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Kemlu: RI Bisa Tarik Diri dari ISF Jika Tak Sejalan
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Zulhas Sebut 80 Ribu Kopdes Bakal Serap 1,6 Juta Tenaga Kerja
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Rupiah di Rp16.800-an, Ini Sikap Bank Indonesia
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Layanan Tol Trans Jawa Siap Hadapi Libur Panjang Imlek 2026
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.