Penulis: Fityan
TVRINews - Miami,AS
Penurunan performa skuad Argentina memicu kekhawatiran serius di jajaran staf pelatih Albiceleste enam bulan sebelum turnamen dimulai.
Persiapan tim nasional Argentina menyongsong Piala Dunia 2026 menghadapi tantangan berat.
Sang kapten, Lionel Messi, dilaporkan mengalami cedera otot saat membela Inter Miami dalam laga pramusim melawan Barcelona SC.
Kondisi ini diperparah dengan laporan mengenai merosotnya performa sejumlah pilar utama tim Tango.
Kabar kurang sedap ini dikonfirmasi oleh manajemen Inter Miami pada Sabtu 14 Februari 2026 waktu setempat.
Meski klub menyebut cedera tersebut tergolong ringan, keputusan untuk menunda laga persahabatan melawan Independiente del Valle diambil demi menjaga kondisi fisik pemain berusia 38 tahun tersebut.
Namun, fokus pelatih Lionel Scaloni kini tidak hanya tertuju pada kebugaran Messi.
Jurnalis ESPN, Esteban Edul, melaporkan adanya keresahan mendalam di internal staf pelatih terkait level permainan para pemain timnas saat ini.
"Secara individu, setiap pemain tampil jauh di bawah kapasitas asli mereka," ungkap Edul mengutip sumber dari dalam tim nasional.
Hanya Dua Pemain di Level Puncak
Dari seluruh jajaran pemain yang diproyeksikan sebagai starter di Amerika Utara nanti, hanya dua nama yang dinilai sedang berada dalam performa terbaiknya:
- Enzo Fernandez: Gelandang Chelsea ini tengah menikmati musim tersuburnya dengan koleksi 11 gol dari 38 pertandingan.
- Lisandro Martinez: Bek Manchester United tersebut berhasil menunjukkan kembali ketangguhannya setelah pulih dari cedera ACL dan menjadi pilar penting bagi kebangkitan klubnya.
Di luar kedua nama tersebut, rapor merah membayangi nama-nama besar seperti Nahuel Molina, Nicolas Tagliafico, hingga duet lini tengah Alexis Mac Allister dan Rodrigo De Paul.
Penyerang Julián Álvarez pun tak luput dari pantauan tim pelatih setelah performanya dinilai belum stabil sepanjang musim 2025/2026.
Persiapan Intensif di Tengah Keraguan
Meski belum mengonfirmasi partisipasinya secara eksplisit, Piala Dunia 2026 tetap menjadi target utama Messi sebelum mengakhiri karier profesionalnya. Scaloni sendiri dikabarkan terus menjalin komunikasi intensif dengan para pemain di Eropa untuk memantau perkembangan fisik dan mental mereka.
Statistik menunjukkan bahwa mayoritas skuad juara bertahan ini sedang mengalami penurunan efektivitas jika dibandingkan dengan periode emas mereka di Qatar 2022. Tantangan bagi Scaloni kini adalah membangkitkan kembali mentalitas juara dari para pemainnya yang tersebar di berbagai liga top dunia sebelum peluit pembuka turnamen dibunyikan.
Editor: Redaktur TVRINews





