PYONGYANG, KOMPAS.TV - Intelijen Korea Selatan (NIS) diklaim mengungkapkan adanya peningkatan status pada putri pemimpin Korea Utara, Kim Ju-ae.
Pada pengarahan terhadap anggota parlemen Korea Selatan, NIS dilaporkan telah menegaskan bahwa Kim Ju-ae saat ini secara internal telah ditetapkan sebagai penerus Kim Jong-un.
Hal itu diungkapkan anggota Parlemen Lee Seong-kweun, yang merupakan anggota Komite Intelijen Majelis Nasional, bahwa adanya peningkatan status Kim Ju-ae dari laporan NIS.
Baca Juga: Adik Kim Jong-Un Sentil Pejabat Korsel yang Sesali Kejadian Drone, Ancaman Tetap Berlaku
Dikutip dari NK News, Jumat (13/2/2026), sebelumnya, NIS mendeskripsikan Kim Ju-ae sedang dalam pelatihan untuk jadi penerus.
Menurut anggota Parlemen, laporan NIS ini berdasarkan penilaian dari beberapa faktor.
Itu termasuk kehadiran Kim Ju-ae di perayaan Hari Angkatan Udara Korea Utara, akhir November lalu.
Juga kunjungan perdananya ke Istana Kumsusan, Pyongyang, tempat jasad pemimpin terdahulu Korea Utara, Kim Il-sung dan Kim Jong-il dimakamkan.
Secara signifikan lagi, NIS diklaim melaporkan Kim Ju-ae kini menduduki peringkat kedua setelah Kim Jong-un dalam protokol resmi untuk berurusan dengan kepemimpinan Korea Utara.
Juga untuk memberikan pendapat tentang kebijakan ketika mendampingi Kim Jong-un dalam inspeksi.
Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti
Sumber : NK News
- kim jong-un
- kim ju-ae
- korea utara
- intelijen korea selatan
- nis
- anggota parlemen





