Menag Lepas Parade Bhakti Pertiwi Widyalaya, Gaungkan Pendidikan Berkarakter dan Ekoteologi

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

DENPASAR, DISWAY.ID--  Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar, secara resmi membuka Parade Budaya Bhakti Pertiwi Widyalaya di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Bali, Jumat, 13 Februari 2026. 

Kegiatan yang diikuti ratusan umat Hindu ini merupakan rangkaian peringatan Hari Bhakti Pertiwi Widyalaya yang juga diisi dengan lomba mewarnai dan menggambar di Museum Bali.

BACA JUGA:PSSI Tunggu Kepastian KOI, Nasib Timnas Indonesia di Asian Games 2026 Masih Abu-abu

BACA JUGA:Kadin Optimistis Sektor Perumahan Mampu Sumbang Pertumbuhan PDB hingga 1,5 Persen

Parade budaya tersebut diikuti hampir 600 peserta dari berbagai Widyalaya di Provinsi Bali, mulai dari Pratama Widyalaya (PAUD), Adi Widyalaya (SD), Madyama Widyalaya (SMP), hingga Utama Widyalaya (SMA). 

Kegiatan ini menjadi parade budaya Widyalaya pertama yang digelar sejak diterbitkannya Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Widyalaya pada 13 Februari 2024.

Dirjen Bimas Hindu Prof. I Nengah Duija, menjelaskan bahwa parade budaya ini merupakan implementasi nyata dari regulasi tersebut sekaligus momentum penguatan eksistensi Widyalaya sebagai lembaga pendidikan umum berciri khas agama Hindu.

BACA JUGA:Kemenhaj Integrasikan SISKOHAT–Nusuk untuk Haji 2026, Tingkatkan Akurasi Data dan Keamanan

BACA JUGA:Panduan Lengkap Cara Cairkan Saldo DANA Gratis Rp146.000 ke Dompet Digital Lewat DANA Kaget Sore ini

“Saat ini telah berdiri sekitar 146 Widyalaya di Indonesia dengan berbagai tingkatan, mulai dari Pratama, Adi, Madyama, hingga Utama Widyalaya. Ini menunjukkan komitmen umat Hindu dalam menghadirkan pendidikan yang berkarakter dan berlandaskan nilai-nilai ketuhanan,” kata Prof I Nengah dalam keterangan pers yang diterima Disway.id, Sabtu, 14 Februari 2026. 

Lebih lanjut, Prof. I Nengah Duija menyampaikan bahwa konsep parade budaya ini mencerminkan ekoteologi yang menjadi salah satu program prioritas Kementerian Agama. 

Para peserta diwajibkan menggunakan sarana parade berbahan daur ulang sebagai wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Ia juga mengapresiasi perhatian pemerintah daerah di Bali yang telah memberikan hibah lahan untuk pembangunan Widyalaya, seperti di Kabupaten Jembrana dan Kabupaten Gianyar. 

BACA JUGA:Cegah HIV dan IMS, KONDOM SUTRA Tekankan Pentingnya Pakai Kondom

BACA JUGA:Dana Haji Dianggap 'Mirip Ponzi’, BPKH Dorong Sistem Individual Account

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Outlook Indonesia Diperingkat Negatif, Prabowo Perintahkan Menteri Terbuka pada Publik
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Minta Keadilan ke Prabowo, Kerry Riza: Beliau Negarawan yang Hebat dan Bijaksana
• 18 jam lalusuara.com
thumb
Ini Tips Berlibur Nyaman dan Aman Jelang Libur Panjang dari Sompo Insurance
• 12 jam laluterkini.id
thumb
Gubernur Sulsel Bentuk Satgas Demonstrasi, LBH: Berpotensi Bungkam Demokrasi dan Hak-Hak Warga
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Kemlu serukan sinergi humas pemerintah gelorakan pesan keketuaan D-8
• 14 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.