Satgas Temukan Ayam dan Bawang Putih di Atas HAP di Jawa Tengah

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy memimpin langsung pengecekan lapangan usai Rapat Koordinasi Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan 2026 Wilayah Jawa Tengah, Jumat (13/2/2026). Dalam pengecekan tersebut, tim Satgas bersama Ditkrimsus Polda Jawa Tengah menemukan komoditas ayam ras dan bawang putih dijual di atas Harga Acuan Penjualan (HAP).

Ayam ras tercatat dijual Rp42.000 per kilogram atau Rp2.000 di atas HAP. Adapun bawang putih dijual Rp44.000 per kilogram, melampaui ketentuan HAP Rp38.000 per kilogram.

Baca Juga
  • Ben-Gvir Sambangi Penjara Israel. Tahanan Palestina Dilecehkan
  • Raisa, Kursi Kosong, dan Rindu yang Abadi
  • Menteri LH: Praktik Open Dumping TPA Turun Jadi 66 Persen

“Hari ini kami bersama Wadirkrimsus Polda Jawa Tengah menemukan komoditas yang dijual di atas HAP, yaitu ayam ras Rp42.000 per kilogram atau Rp2.000 di atas HAP, serta bawang putih Rp44.000 per kilogram dari ketentuan Rp38.000. Kami sudah meminta pelaku usaha segera menyesuaikan harga sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Sarwo, dikutip Sabtu (14/2/2026).

Ia menjelaskan, langkah awal dilakukan melalui edukasi dan teguran tertulis. Tim akan melakukan pengecekan ulang untuk memastikan harga telah disesuaikan dengan aturan. Sarwo menekankan, penindakan tegas akan dilakukan apabila pelaku usaha tidak mematuhi ketentuan HAP dan Harga Eceran Tertinggi (HET). Upaya tersebut ditempuh untuk menjaga stabilitas harga dan melindungi konsumen, terutama menjelang periode peningkatan konsumsi masyarakat.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Kami akan memberikan edukasi dalam bentuk teguran sebagai langkah awal dan melakukan pengecekan ulang untuk memastikan kepatuhan. Jika tidak dilaksanakan, pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan hukum untuk menjaga stabilitas harga dan melindungi masyarakat,” ujarnya.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah AKBP Andry Agustiano menyatakan aparat penegak hukum bersama Satgas akan memastikan seluruh pelaku usaha mematuhi ketentuan harga. Pengawasan dilakukan langsung di pasar untuk memastikan harga stabil dan stok tersedia. Ia menyebut pengawasan diperketat menjelang momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), termasuk Ramadhan dan Idulfitri, saat permintaan cenderung meningkat.

Pedagang bawang putih melayani pembeli di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (18/2/2025). - (Republika/Thoudy Badai)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Basarnas perkuat jejaring relawan SAR lewat Jambore nasional
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Rico Waas: Pemuda Harus Kritis dan Hadirkan Solusi Pembangunan
• 17 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Bupati Takalar Daeng Manye Ingin Penguatan Inventaris Aset Daerah Lewat Digitalisasi
• 4 jam laluharianfajar
thumb
5 Fakta IRT Curi Perhiasan di Toko Emas Rp1 Miliar Lebih Pakai Bom Molotov, Nomor 3 Mengejutkan
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
DPR Minta Pemerintah Bentuk Tim Khusus Tuntaskan Kisruh Penonaktifan BPJS-PBI
• 4 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.