Pada materi terakhir yang diberikan Yogie Arizal Trainer Digital Marketing & Content Creator dalam Suara Surabaya Academy (SSA) bootcamp “Jago Ngonten with AI”, peserta diajak memahami teknik prompting untuk membantu pembuatan konten.
Ia menerangkan bahwa prompt atau perintah AI menjadi kunci penting untuk menghasilkan konten yang tepat sasaran.
“Misal, untuk bikin tulisan yang berkualitas. Kita bisa bikin prompt di AI yang terdiri dari konteks, task (tugas), contoh, persona, format, hingga tone bahasa. Biasanya, kalau mau bikin konten tulisan, AI yang paling akurat bisa pakai ChatGPT,” katanya.
Selain teks, AI juga bisa membantu penggunanya untuk membuat video.
Untuk instruksi visual, lanjut Yogie, prompt yang diberikan harus jauh lebih detail, mencakup subjek, aksi yang dilakukan, ekspresi wajah, hingga latar tempat dan waktu. Detail ini diperlukan agar mesin dapat menggambarkan adegan dengan tepat.
Selain elemen visual, aspek sinematografi seperti gerakan kamera, pencahayaan, gaya video, hingga suasana (mood) juga harus masuk dalam baris perintah.
“Bahkan, unsur audio seperti suara latar, musik, hingga kalimat spesifik yang harus diucapkan oleh karakter di dalam video, menjadi bagian penting dari struktur prompt video,” ungkapnya.
Melalui pemahaman teknik prompting ini, peserta diharapkan tidak hanya sekadar bertanya pada AI, tapi juga mampu memberikan perintah secara strategis.
“Dengan instruksi tepat, AI bisa menjadi asisten cerdas yang mampu memangkas waktu produksi tanpa mengurangi kualitas kreativitas manusia,” tutupnya. (kir/saf/faz)



