Band dance-punk asal Jakarta, Agrikulture, kembali merilis single terbaru bertajuk Terang Di Gelap Cahaya. Lagu ini jadi kelanjutan perjalanan musikal mereka setelah sebelumnya menyapa pendengar lewat Cerah Hari Ini.
Di single terbaru ini, Agrikulture masih membawa warna khas mereka, groove yang kuat, nuansa ironis, dan refleksi kehidupan urban yang dekat dengan keseharian banyak orang.
"Terang Di Gelap Cahaya lahir dari keresahan yang sangat personal. Lagu ini bercerita tentang pencarian ketenangan, kenyamanan, sampai kebahagiaan, tanpa benar-benar tahu harus mulai dari mana," ungkap Fandy DFMC dalam keterangan resminya.
Menariknya, keresahan itu tidak disampaikan lewat lirik yang meledak-ledak. Justru lewat musik dan nada yang terasa lebih jujur dan mengalir. Tak hanya itu, lagu ini juga membawa semangat 'mengirim pesan ke dunia luar'.
Lirik Simple, Tapi NgenaSecara lirik, Agrikulture tetap setia dengan gaya observasional mereka yang simpel, lugas, dan sedikit ironis. Minim kata-kata berlebihan, tapi justru terasa dekat dengan realita.
"Lagu ini adalah pengingat tentang bertahan dan menemukan makna terang versi masing-masing, bahkan ketika cahaya terasa samar," ujar Hogi Wirjono.
Lewat lagu ini, Agrikulture tidak menawarkan solusi besar. Hanya pengingat sederhana, kadang cukup menemukan sedikit terang, meski kondisi terasa gelap.
Sejak muncul di awal 2000-an, Agrikulture telah membangun identitas kuat lewat album Dawai Damai (2007) dan Terang Benderang (2011). Melalui single terbaru ini, mereka kembali membuktikan relevansinya di skena musik independen Indonesia.
“Terang Di Gelap Cahaya” sudah tersedia di seluruh platform streaming digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube Music sejak 13 Februari 2026.





