Penulis: Tio Furqan Pratama
TVRINews, Padang Panjang
Jalur lintas utama Padang-Bukittinggi kembali terhambat akibat longsoran tebing yang melanda kawasan Lembah Anai, tepatnya di Km 66.700, pada Sabtu, 14 Februari 2026 malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.45 WIB di tengah kondisi cuaca hujan yang melanda. Guna mengurai kemacetan, kepolisian setempat menerapkan sistem buka tutup arus lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, mengonfirmasi bahwa material longsor sempat mengganggu akses jalan sehingga memerlukan penanganan segera dari personel di lapangan.
"Benar, longsor terjadi sekitar pukul 18.45 WIB. Saat ini kami memberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas untuk memastikan kendaraan tetap bisa melintas meski secara bergantian," ujar AKP Pifzen Finot.
Hingga berita ini dilaporkan, sejumlah personel Sat Lantas Polres Padang Panjang telah disiagakan di titik longsor.
Selain mengatur ritme kendaraan, petugas juga memantau potensi longsor susulan, mengingat intensitas hujan yang masih menyelimuti kawasan tersebut.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Meski demikian, pengendara diminta tetap waspada karena jarak pandang dan kondisi jalan yang licin.
"Hingga saat ini situasi di lokasi masih diguyur hujan ringan. Kami mengimbau pengendara untuk ekstra hati-hati dan mengikuti arahan petugas di lokasi," tambah AKP Pifzen.
Belum dapat dipastikan kapan arus lalu lintas akan kembali normal sepenuhnya, karena proses pembersihan material masih bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
Editor: Redaktur TVRINews





