Perangi Cumi-Cumi Darat, VKTR Gandeng Laksana Uji Coba Bus Listrik untuk Trans Semarang

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Kota Semarang tengah mempersiapkan rencana pengadaan 27 unit bus listrik 12 meter di sepanjang 2026 untuk Koridor 1, sebagai bagian dari modernisasi armada.

Perangi Cumi-Cumi Darat, VKTR Gandeng Laksana Uji Coba Bus Listrik untuk Trans Semarang (foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) mulai menguji coba pemakaian bus listrik 12 meter di Koridor 1 Trans Semarang, Jumat (13/2/2026).

Unit bus listrik yang digunakan merupakan hasil rakitan VKTR bersama Laksana, salah satu pelaku utama industri karoseri nasional, yang berbasis di Ungaran, Semarang.

Baca Juga:
Geliat Saham Grup Bakrie di Awal 2026, DEWA dan VKTR Sentuh Rekor Tertinggi

Rencananya, bus tersebut bakal dioperasikan selama satu bulan penuh oleh Dinas Perhubungan Kota Semarang, sebagai bagian dari armada Trans Semarang, yang melayani rute Terminal Mangkang–Terminal Penggaron. 

"Selama masa uji coba, bus akan melayani penumpang secara langsung, sehingga dapat dilakukan evaluasi menyeluruh dari sisi teknis, operasional, hingga pengalaman pengguna," ujar Direktur sekaligus Chief Operational Officer VKTR, V Bimo Kurniatmoko, dalam keterangan resminya, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga:
Dukung Pengembangan Industri Waste to Energy, VKTR Lakukan Ini

Menurut Bimo, langkah uji coba ini merupakan bagian dari strategi VKTR dalam memperluas ekspansi Perseroan di level nasional, dengan tidak hanya berkomitmen menghadirkan kendaraan listrik, namun juga aktif mendorong adopsi EV di berbagai sektor, termasuk sektor transportasi umum.

Setelah dipercaya oleh Transjakarta untuk menyediakan unit bus listrik di kawasan Ibu Kota Jakarta, VKTR bersama Laksana tentunya ingin membawa kesuksesan serupa dengan pengimplementasian ke kota-kota lain.

Baca Juga:
VKTR Perkuat Kolaborasi dengan Mitra, Pasok Bus Transjakarta hingga Industri

"Ini merupakan momentum penting bagi kami serta bukti komitmen kami dalam mendukung transformasi transportasi publik ke arah yang lebih bersih dan berkelanjutan," ujar Bimo.

Sementara, Direktur Teknik Laksana, Stefan Arman, menambahkan bahwa kolaborasi industri menjadi kunci dalam mempercepat elektrifikasi transportasi umum.

Sebagai perusahaan karoseri nasional, Laksana berkomitmen mendukung pengembangan bus listrik melalui inovasi desain dan standar keselamatan yang tinggi.

Kolaborasi bersama VKTR di Semarang ini menunjukkan bahwa industri dalam negeri memiliki kesiapan untuk menghadirkan solusi transportasi publik yang modern, efisien, dan ramah lingkungan.

Di lain pihak, Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan, menyatakan dukungannya atas uji coba bus listrik sebagai bagian dari rencana modernisasi armada Trans Semarang, sekaligus sebagai bentuk transformasi angkutan umum yang lebih ramah lingkungan. Saat ini Kota Semarang tengah mempersiapkan rencana pengadaan 27 unit bus listrik 12 meter di sepanjang 2026 untuk Koridor 1, sebagai bagian dari modernisasi armada.

"Hadirnya bus listrik di Semarang sekaligus untuk menjawab keresahan masyarakat Semarang terhadap bus berbahan bakar fosil yang menghasilkan polusi udara, hingga populer dijuluki sebagai 'cumi-cumi darat'," ujar Danang.

(taufan sukma)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinopsis Film Blades of the Guardians, Misi Berbahaya sang Pengawal Bayaran
• 4 jam lalugrid.id
thumb
RI Target Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Tiba Sebelum 5 Oktober 2026, Masih Negosiasi Hibah dari Italia
• 11 jam laludisway.id
thumb
Senjata Ngeri Israel Hilangkan Jejak Warga Gaza
• 23 jam laludetik.com
thumb
Lisa BLACKPINK Kepergok Belanja di Mal Jakarta
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
Sean Gelael bidik kemenangan di balapan Le Mans pada musim 2026
• 2 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.