Ekspedisi Merah Putih Sukses di Gunung Siguniang, KBRI Apresiasi

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

KBRI Beijing turut bangga atas keberhasilan misi panjat es (ice climbing) Tim ekspedisi merah putih Indonesia di gunung Siguniang, Provinsi Sichuan, Tiongkok, 4-13 Februari 2026. Tim ekspedisi terdiri dari 4 orang, yaitu, Asep Tatang Taryana/Ba’a (climber 1), Izzuddin Azzam Witsqo/Azzam (climber 2), dan Adhi Ahmad Muladia/Adhi (videografer/fotografer/climber 3) dan Mayjen TNI (Purn) Asrohadi selaku pembina/penasihat tim.

Perwakilan KBRI Beijing dari Fungsi Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Diplomasi Publik dan Atase Darat bertemu tim ekspedisi di Chengdu pada 13 Februari 2026, sebagai bentuk dukungan dan apresiasi suksesnya pemanjatan.

Menyampaikan pesan Dubes RI Beijing, Djauhari Oratmangun, perwakilan KBRI Beijing mengapresiasi semangat tinggi tim ekspedisi dalam menyelesaikan misi ice climbing.

"Berasal dari negara tropis, menyelesaikan misi ice climbing tentunya tidak mudah, selain faktor penyesuaian akan cuaca ekstrem, sarana latihan yang minim di Indonesia juga menjadikan misi ini cukup menantang. Karena itu, melihat semangat dan keberhasilan tim ekspedisi tentunya membanggakan. Keberhasilan ini saya harapkan menginspirasi munculnya atlet dan pegiat ice climbing profesional Indonesia lainnya dan membawa nama Indonesia di kancah dunia," pesan Dubes RI Beijing sebagaimana disampaikan perwakilan KBRI.

"Tak hanya itu, keaktifan atlet dan pegiat ice climbing Indonesia di luar negeri juga tentunya menjadi salah satu bentuk diplomasi promosi citra Indonesia dan people-to-people," tambahnya.

Upaya Menuju Kejuaraan Dunia

Asep Tatang Taryana atau yang akrab di panggil Ba’a, ice climber dan juga pendaki terkemuka Indonesia menyampaikan bahwa misi ice climbing ini menjadi langkah untuk mendorong dapat berpartisipasinya Indonesia pada Kejuaraan Dunia Ice Climbing ( UIAA Ice Climbing World Cup).

"Saat ini pengalaman kita masih terbatas, namun dengan misi-misi seperti ini akan semakin menambah jam terbang, pengalaman dan skill ice climbing, sehingga kita bisa semakin percaya diri untuk mengikuti tahapan kualifikasi kejuaraan dunia tersebut," ujarnya.

Untuk semakin menambah pengalaman, jam terbang, dan meningkatkan keahlian dan profesionalisme keahlian ice climbing, pada tahun ini, Tatang Taryana beserta timnya juga akan mengikuti ekspedisi di Kanada.

Mayjen TNI Asrobudi, selaku pembimbing tim ekspedisi mengungkapkan kebanggaannya akan semangat dan disiplin tim pendaki. ‘Mereka ini sangat luar biasa, disiplin dan fokus. Karena ice climbing merupakan olah raga berisiko, harus memahami kondisi dan situasi, terutama saat pemanjatan es yang ekstrem. Safety menjadi hal utama, karena itu, selain keahlian, disiplin dan fokus memang sangat penting’, ujarnya.

Keberhasilan misi ini, menurut Bapak Asrohadi, selain karena semangat dan disiplin, juga karena dukungan berbagai pihak dan individu yang turut mendukung kelancaran dan kesuksesan misi ini. Karena kolaborasi menjadi hal penting untuk memajukan olah raga ini.

Tim pendaki pada periode 7-11 Februari 2026 menyelesaikan proses aklimatisasi dan pendakian es di air terjun beku di beberapa titik lokasi di area Gunung Saguniang, Provinsi Sichuan, di tengah suhu yang berkisar antara -3 hingga -18 derajat celcius.

Beberapa titik yang didaki termasuk Daxuetang 2 setinggi 30 meter dengan tingkat kesulitan Waterfall Ice (WI) 4, Xiaoxue Tang setinggi 30-40 meter dengan tingkat kesulitan WI 3-4, Mojiefeng setinggi 30 meter dengan tingkat kesulitan WI 3, dan Qixuanyue setinggi 80 meter dengan tingkat kesulitan WI 4-5. Tingkat kesulitan 5 menandai pemanjatan yang cukup ekstrem. Tingkat kesulitan pengukuran WI berkisar antara 1-7.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Didukung KSP, APUDSI Siap Perkuat Ekonomi Desa dan Perluas Akses Pasar Produk Petani
• 7 jam laludisway.id
thumb
Tangis dan Doa Anak Riza Chalid Usai Dituntut 18 Tahun Penjara: Bismillah, Semoga Allah Lindungi Kita Semua
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Ekspansi Fiskal, IMF Beberkan Skenario Agar Defisit APBN Tetap di Bawah 3%
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Diisukan Ayah Kandung Ressa Rossano, Iwa K Ngaku Profesional dengan Denada
• 2 jam lalugenpi.co
thumb
Wali Kota Hendra Hidayat Ajak Warga Jakarta Utara Jaga Keamanan dan Ketertiban Selama Ramadhan 1447 Hijriah
• 6 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.