Viral di media sosial video yang memperlihatkan mobil dinas berpelat nomor merah diduga diganti warna hitam saat mengisi BBM bersubsidi di SPBU di Kelurahan Latsari, Kabupaten Tuban.
Mobil Toyota Kijang berwarna hitam dengan nomor polisi S 1814 EP awalnya terlihat berpelat nomor warna hitam saat mengisi BBM. Kemudian, kembali terlihat terparkir di sekitar SPBU dengan pelat nomor berganti warna merah.
Rupanya, mobil dinas tersebut merupakan mobil operasional dari Kepala Kemenag Tuban, Umi Kulsum.
Umi mengatakan, dirinya terkejut mengetahui mobil dinasnya kedapatan mengisi BBM bersubsidi jenis pertalite. Sebab, selama ini sopirnya diberi kartu kredit khusus untuk mengisi BBM non subsidi.
"Saya tidak mengerti karena saya tidak pernah mengisi BBM subsidi, dan setiap pengisian selalu menggunakan kartu kredit," kata Umi kepada wartawan, Sabtu (14/2).
Umi menyampaikan, dari pengakuan sopirnya, mobil dinasnya itu diisi pertalite lantaran stok BBM pertamax di SPBU tersebut sedang habis.
"Pertamax habis di SPBU Patung, jadi inisiatif beli Pertalite, begitu jawaban sopir saya saat saya konfirmasi lewat WhatsApp," ucapnya.
Umi juga mengaku tak tahu adanya pelat nomor ganda pasa mobil dinasnya tersebut.
"Yang jelas akan kami evaluasi dan tentu ada sanksi," ujar dia.




