5 Makanan Terbaik untuk Menjaga Otak dan Cegah Risiko Demensia Sejak Dini

mediaindonesia.com
15 jam lalu
Cover Berita

KASUS demensia terus meningkat secara global, dan para peneliti sepakat bahwa pencegahan tidak bisa menunggu usia lanjut. Laporan dari Verywell Health dan rekomendasi berbasis penelitian diet Mediterania menunjukkan bahwa pola makan punya peran besar dalam menjaga fungsi otak sejak usia muda.

Alih-alih mencari obat instan, para ahli justru menekankan konsistensi pola makan harian. Beberapa jenis makanan terbukti berkaitan dengan risiko penurunan kognitif yang lebih rendah.

1. Buah Beri: Antioksidan Tinggi untuk Lindungi Sel Otak

Baca juga : Keju dan Krim Full-Fat Terbukti Turunkan Risiko Demensia?

Blueberry, stroberi, dan raspberry kaya flavonoid serta anthocyanin. Senyawa ini membantu melawan stres oksidatif dan peradangan, dua faktor yang sering dikaitkan dengan penuaan otak. Beberapa studi menunjukkan konsumsi rutin buah beri berkorelasi dengan daya ingat yang lebih baik dan perlambatan penurunan fungsi kognitif.

2. Sayuran Berdaun Hijau: Nutrisi Lengkap untuk Memori

Bayam, kale, dan sayuran hijau lain mengandung vitamin K, folat, lutein, serta beta karoten. Nutrisi ini berperan dalam menjaga kesehatan sel saraf dan komunikasi antar neuron. Penelitian diet MIND bahkan menemukan bahwa konsumsi rutin sayuran hijau dapat memperlambat penurunan kognitif yang berkaitan dengan usia.

Baca juga : Konsumsi Keju Rutin Dapat Turunkan Risiko Demensia pada Lansia

3. Ikan Berlemak: Sumber Omega-3 yang Krusial

Salmon, sarden, dan tuna merupakan sumber DHA dan EPA, dua jenis omega-3 yang penting untuk struktur dan fungsi otak. Asupan omega-3 yang cukup dikaitkan dengan risiko Alzheimer yang lebih rendah. Pola makan tinggi ikan berlemak juga mendukung kesehatan pembuluh darah, faktor penting dalam mencegah gangguan kognitif.

4. Kacang-Kacangan dan Biji: Lemak Sehat yang Protektif

Walnut, almond, dan biji rami mengandung vitamin E, lemak tak jenuh, dan antioksidan. Vitamin E dikenal membantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif. Beberapa analisis populasi besar menemukan konsumsi kacang secara rutin berhubungan dengan risiko demensia yang lebih rendah.

5. Minyak Zaitun Extra Virgin: Lemak Baik untuk Otak

Minyak zaitun extra virgin kaya lemak tak jenuh tunggal dan senyawa anti-inflamasi. Dalam pola makan Mediterania, minyak ini menjadi sumber lemak utama dan konsisten dikaitkan dengan perlindungan terhadap penurunan fungsi kognitif. Sirkulasi darah yang sehat berkontribusi langsung pada suplai nutrisi ke otak.

Para ahli menegaskan, lima makanan ini bukan jaminan mutlak mencegah demensia. Namun, jika dikombinasikan dengan olahraga rutin, tidur cukup, serta kontrol tekanan darah dan gula darah, dampaknya bisa signifikan. Menjaga otak bukan proyek jangka pendek. Ini soal kebiasaan harian yang harus konsisten dilakukan. )Verywell Health/P-3)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BRI Super League: Buntut Ledakan Petasan Jelang Laga Kontra Persis, Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi untuk PSIM
• 6 jam lalubola.com
thumb
Pesan Wapres Gibran saat Tinjau Klenteng Sam Poo Kong Semarang, Tekankan Harmoni Kebangsaan
• 3 jam laludisway.id
thumb
Basarnas: 13 penumpang KM Cahaya Intan Celebes tenggelam di Bombana
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
PM Polandia Donald Tusk Tegaskan NATO dan Eropa Masih Relevan
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Peristiwa 15 Februari: Deklarasi Pemerintahan Revolusioner RI hingga Pertempuran Singapura
• 9 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.