Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati, Jawa Tengah, membangun jembatan baru untuk menggantikan akses utama yang terputus akibat diterjang bencana banjir bandang pada awal Februari lalu. Pembangunan ini menjadi angin segar bagi warga Dukuh Bongkar, Desa Klumpit, Kecamatan Tlogowungu, yang sempat mengalami keterbatasan akses selama beberapa waktu terakhir.
Jembatan tersebut menjadi akses utama warga menuju pusat desa. Akibatnya, sekitar 100 kepala keluarga atau 300 jiwa sempat terisolir. Untuk mencapai balai desa, warga terpaksa memutar hingga 20 kilometer melalui Kecamatan Margoyoso atau melalui Desa Cabak dan Desa Tegalarum.
Baca juga: Sungai Aek Tolang Meluap, Ratusan Rumah di Tapteng Kembali Terendam Banjir
Guna memastikan aktivitas masyarakat tidak berhenti total selama masa pembangunan, Polresta Pati bersama TNI dan warga setempat bergotong-royong membangun jembatan darurat berbahan bambu. Jembatan sementara ini difungsikan agar mobilitas warga tetap berjalan sembari menunggu jembatan permanen selesai dibangun.
Pembangunan jembatan permanen ini ditargetkan akan rampung dalam kurun waktu tiga bulan ke depan. Kehadiran jembatan permanen yang baru diharapkan tidak hanya sekadar menyambung akses transportasi, tetapi juga meningkatkan perekonomian warga Dukuh Bongkar.




