Realisasi Energi Terbarukan, Pemkab Sukabumi Gandeng Pihak Swasta Bangun Fasilitas Biogas

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, Jawa Barat terus mendorong pemanfaatan energi terbarukan di wilayah kerjanya.

Langkah itu terlihat saat peresmian pemanfaatan fasilitas biogas di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, serta Solar Dryer House di Kampung Tegallega, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi hasil kolaborasi pemerintah daerah dengan Rumah Energi dan PT Insight Investments Management (PT IIM) dalam usaha meluaskan cakupan wilayah 'Desa Energi Insight'.

“Pemanfaatan biogas dan Solar Dryer House ini menunjukkan bahwa solusi energi bersih bisa hadir dari desa, dikelola oleh masyarakat, dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan serta peningkatan kesejahteraan warga,” kata Bupati Sukabumi, Asep Japar, Sabtu (14/2/2026).

Sementara itu, Komisaris Utama PT IIM, Anak Agung Gede Wisnu Wardhana mengatakan program 'Desa Energi Insight' merupakan rangkaian CSR dari produk reksa dana pendapatan tetap Insight Renewable Energy Fund (I-Renewable).

Agung menjelaskan program pembangunan biogas tersebut memanfaatkan limbah organik termasuk potensi limbah sisa makanan dari program prioritas pemerintah pusat berupa Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya pembangunan biogas dan Solar Dryer House telah berlangsung pada sejumlah wilayah Indonesia yang juga ditujukan untuk memberi dampak ekonomi warga.

“Agenda pembangunan biogas dan Solar Dryer House ini merupakan bagian dari rangkaian program Desa Energi Insight yang sebelumnya telah dilaksanakan di Desa Tanjung Boleng, Nusa Tenggara Timur, serta di Karang Sidemen, Lombok Tengah dan kemudian di Lampung Timur. Kami melihat bahwa pengembangan energi terbarukan dapat menjadi pintu masuk untuk memperkuat ekonomi lokal, ketahanan pangan, serta kualitas hidup masyarakat desa yang berwawasan lingkungan,” kata Agung.

Selain itu, Agung menjelaskan pihaknya juga memberikan pelatihan literasi keuangan diantaranya perencanaan, pengelolaan tabungan, hingga pengambilan keputusan yang bijak terhadap masyarakat.

Ia menekankan literasi keuangan merupakan fondasi penting bagi ketahanan ekonomi keluarga.

“Kami percaya bahwa transisi energi tidak hanya soal teknologi, tetapi juga soal penguatan kapasitas masyarakat. Ketika energi bersih dikembangkan bersamaan dengan peningkatan literasi dan kemandirian ekonomi, dampaknya akan jauh lebih berkelanjutan,” ungkapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kepingan Puzzle Cristian Chivu, Inter Milan Siapkan Dana 50 Juta Euro untuk Bajak Bintang AS Roma di Bursa Transfer Musim Panas
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
IBSW Menilai Pemulihan Bencana Sumatera Berjalan Efektif dan Cepat
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Tak Ingin Seperti Ketum Partai Lain, Bahlil Umumkan Akan Nyaleg di 2029
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Masuk Daftar Merah! Ikan Asli Bangka Belitung Ini Terancam Punah
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Anak Riza Chalid Minta Presiden Prabowo Lihat Kasusnya secara Jernih: Saya Mohon Keadilan
• 18 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.