AMDAL Blok Masela Terbit, SKK Migas: Groundbreaking Segera Dilakukan

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: Blok Masela (Dok.Reuters)

Jakarta, CNBC Indonesia - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyampaikan perkembangan terbaru terkait proyek gas raksasa Blok Masela yang dioperatori oleh INPEX Corporation.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengungkapkan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) proyek tersebut telah resmi diterbitkan dan diserahkan kepada SKK Migas.

Baca: Bahlil Ultimatum 301 Wilayah Kerja Migas, Ini Penyebabnya

Adapun, dengan rampungnya dokumen lingkungan tersebut, proyek pengembangan Lapangan Abadi di Blok Masela diharapkan dapat segera memasuki tahap groundbreaking.


"Alhamdulilah akhirnya kemarin di hari baik Jumat Barokah telah terbit AMDAL buat Proyek Masela, sebagai hadiah menjelang Ramadhan, Insya Allah Groundbreaking dalam waktu dekat," kata Djoko kepada CNBC Indonesia, Sabtu (14/2/2026).

Sebagaimana diketahui, Lapangan Abadi di Blok Masela adalah lapangan gas laut dalam dengan cadangan gas terbesar di Indonesia yang terletak sekitar 160 kilometer lepas pantai Pulau Yamdena di Laut Arafura dengan kedalaman laut 400-800 meter. Adapun potensi gas dari Lapangan Abadi ini diperkirakan 6,97 triliun kaki kubik (TCF) gas.

Baca: RI Bersiap Bangun Proyek Gas Raksasa Rp352 T, Ini Pemiliknya

Kontrak bagi hasil (Production Sharing Contract/ PSC) Masela yang ditandatangani pada 1998 lalu dan telah diperpanjang hingga 2055 ini berpotensi menghasilkan 9,5 MMTPA (juta metrik ton per tahun) LNG dan 150 MMSCFD (juta kaki kubik standar per hari) gas pipa. Selain itu, Lapangan Abadi diperkirakan dapat menghasilkan produksi kondensat sebesar 35.000 barel per hari.

Konsep pengembangan lapangan greenfield (lapangan migas baru) yang memiliki kompleksitas tinggi dan risiko besar mencakup pengeboran deepwater, fasilitas subsea, FPSO (Floating Production Storage and Offloading), dan onshore LNG plant akan menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi PHE serta mitra-mitranya untuk merealisasikannya. Selain itu pengembangan lapangan ini juga berpotensi menyerap hingga 10.000 tenaga kerja.


(ven/wur)
Saksikan video di bawah ini:
Video: 6 Proyek Hilirisasi Groundbreaking Bulan Ini, Ada Pengganti LPG

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Badan Guru Nasional: Kebutuhan atau Sekadar Wacana?
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Dosen Ini Pakai Animasi Biar Anak Gak Stunting, Keren Abis!
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
EPN Dukung Implementasi Green Terminal Tanjung Sekong dan Energi Rendah Karbon
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Dana MBG Rp32,1 Triliun Cair 1,5 Bulan, Rekor Tercepat Dalam Sejarah RI!
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Tebang Pilih Sanksi SPPG di Pangkep, Peluru Hekter di Tahu Tetap Buka, Foto Kentang Langsung Tutup
• 17 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.