Profil Kim Ju Ae, Putri Kim Jong Un yang Jadi Calon Penerus Ayahnya Pimpin Korea Utara, Sering Diajak Hadiri Acara Internasional

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita

Grid.IDBerikut profil Kim Ju Ae, putri Kim Jong Un yang jadi calon pengganti untuk pimpin Korea Utara. Ternyata sudah sering dampingi sang ayah di acaran Internasional.

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, dilaporkan telah memilih putrinya sebagai pewaris atau calon pengganti untuk memimpin Korea Utara di masa depan. Siapakah sosoknya?

Profil Kim Ju Ae

Kim Ju Ae merupakan putri Kim Jong Un yang jadi calon pengganti untuk pimpin Korea Utara. Ternyata sudah sering dampingi sang ayah di acaran Internasional.

Sebagaimana diberitakan The Guardian, Kamis (12/2/2026), tidak banyak yang diketahui tentang putri Kim Jong-un. Meskipun kehadirannya semakin terlihat dalam propaganda, media negara Korea Utara belum pernah menyebutkan namanya secara langsung.

Ia hanya disebut sebagai “anak yang dihormati” atau “anak yang paling dicintai” Kim. Keyakinan bahwa ia bernama Kim Ju Ae didasarkan pada keterangan mantan bintang NBA Dennis Rodman, yang mengingat pernah memegang bayi putri Kim selama kunjungannya ke Pyongyang pada 2013.

Pejabat intelijen Korea Selatan percaya ia lahir pada tahun itu. Pada 2023, badan intelijen Korea Selatan memberitahu para anggota parlemen bahwa Kim dan istrinya kemungkinan juga memiliki seorang putra yang lebih tua dan seorang anak ketiga yang lebih muda, jenis kelaminnya tidak diketahui.

Sejak pendirian Korea Utara pada 1948, negara tersebut telah dipimpin oleh anggota keluarga Kim yang berjenis kelamin laki-laki. Dinasti Kim itu dimulai dari pendiri negara, Kim Il Sung, dan dilanjutkan oleh putranya, Kim Jong Il.

Kim Jong Un baru berusia 26 tahun ketika secara resmi dinobatkan sebagai pewaris takhta dalam konferensi partai pada 2010, dua tahun setelah ayahnya, Kim Jong Il, mengalami stroke yang melumpuhkan.

Setelah kematian ayahnya pada Desember 2011, Kim Jong Un mendadak naik takhta dengan persiapan yang relatif minim. Beberapa analis menyarankan bahwa keputusan Kim Jong Un untuk memberikan debut awal kepada putrinya mungkin mencerminkan pengalamannya sendiri yang terpaksa naik takhta secara mendadak.

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, disebut telah menunjuk putrinya sebagai calon penerus kepemimpinan negara tersebut di masa mendatang. Kabar ini disampaikan oleh Badan Intelijen Nasional Korea Selatan yang melaporkan bahwa putri remaja Kim Jong Un, Kim Ju Ae yang kini berusia 13 tahun, dipersiapkan untuk menggantikan sang ayah.

 

"Kim Jong Un telah memilih putrinya yang masih remaja, Kim Ju Ae, sebagai pemimpin Korea Utara di masa depan," kata Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) kepada para anggota parlemen pada Kamis (12/2/2026) sebagaimana dilaporkan Independent, Kamis (12/2/2026).

Kim Ju Ae juga dilaporkan berpotensi hadir dalam Kongres Partai Pekerja yang akan datang. Apabila penunjukan tersebut diumumkan secara resmi, hal itu akan menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya Korea Utara dipimpin oleh seorang perempuan.

Menurut National Intelligence Service (NIS), langkah yang diambil Kim Jong Un tersebut dinilai sebagai upaya untuk melanjutkan kekuasaan dinasti keluarganya hingga generasi keempat.

Korea Utara dijadwalkan mengadakan pertemuan politik terbesar pada akhir bulan ini. Dalam forum tersebut, Kim Jong Un akan menyampaikan arah kebijakan strategis untuk lima tahun mendatang sekaligus mempertegas kendalinya atas pemerintahan negara.

"NIS akan memantau apakah putri Kim Jong Un, yang diperkirakan berusia 13 tahun, akan tampil bersamanya saat ia berpidato di hadapan ribuan delegasi pada Kongres Partai Pekerja mendatang," kata anggota parlemen Korea Selatan Lee Seong Kweun setelah menghadiri briefing NIS.

“Di masa lalu, (NIS) menggambarkan Kim Ju Ae sedang menjalani pelatihan sebagai penerus. Yang menonjol hari ini adalah mereka menggunakan istilah tahap penunjukan penerus, sebuah perubahan yang cukup signifikan,” kata Lee.

Kim Ju Ae Kerap Tampil dalam Agenda Kenegaraan, Isyarat Kuat Jadi Pengganti?

Melansir dari Kompas.com, Spekulasi mengenai peran Kim Ju Ae sebenarnya bukan hal baru bagi para pengamat yang mengikuti dinamika di Pyongyang. Selama ini, Kim Ju Ae memang kerap disebut-sebut sebagai kandidat penerus Kim Jong Un.

Kunjungan mencoloknya ke China pada 2025 semakin memperkuat dugaan tentang posisinya yang semakin menonjol.

Ju Ae, yang diperkirakan masih berusia awal remaja dan disebut memiliki kemiripan dengan ibunya, turut mendampingi sang ayah dalam agenda pertemuan besar para pemimpin dunia. Momen tersebut juga menjadi lawatan luar negeri pertamanya yang tercatat secara resmi.

Media pemerintah Korea Utara bahkan menayangkan kehadirannya saat kunjungan ke Beijing, memperlihatkan perannya yang semakin terlihat di ruang publik.

 

Menurut analis bernama Lee, keterlibatan Kim Ju Ae dalam kunjungan keluarga ke Kumsusan Palace of the Sun serta dalam sejumlah acara militer penting menjadi sinyal yang cukup jelas. Bahkan, muncul indikasi bahwa Kim Jong Un mulai mengajak putrinya terlibat dalam pembahasan sejumlah kebijakan.

Pada awalnya, badan intelijen Korea Selatan meragukan kemungkinan Kim Ju Ae dipersiapkan sebagai pemimpin Korea Utara. Keraguan itu muncul karena kuatnya budaya konservatif dan tradisi kepemimpinan yang selama ini didominasi laki-laki di negara tersebut.

Namun, pada September tahun lalu, Kim Jong Un kembali terlihat tampil bersama putrinya dalam agenda publik. National Intelligence Service (NIS) menilai langkah tersebut bisa jadi merupakan bagian dari upaya membangun narasi politik guna membuka jalan bagi proses suksesi kepemimpinan di masa mendatang. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Profil Mantan Kapolres Bima Kota yang Tersandung Kasus Narkoba, Hartanya Mencapai Rp1,4 M
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Ada KRL, KA Bandara dan LRT, Kawasan Manggarai Akan Berubah Total
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Gibran Sebut RUU Perampasan Aset Penting untuk Kembalikan Kerugian Negara
• 16 jam lalukatadata.co.id
thumb
Indonesia Gabung BoP Bentuk Ikhtiar untuk Palestina, Bisa Aliansi dengan Kekuatan Kawasan
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Video: 119 Tahun di Indonesia, Ericsson Perkuat Layanan 5G Tanah Air
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.