Kementerian PU Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Timur 1 Senilai Rp1,16 Triliun

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Provinsi Jawa Timur 1.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Provinsi Jawa Timur 1. (Foto: Dok. PU)

IDXChannel - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Provinsi Jawa Timur 1 sebagai bagian dari upaya pemerintah memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas.

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Penyediaan infrastruktur pendidikan yang layak menjadi fondasi penting untuk mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing. 

Baca Juga:
Wamensos Klaim Pembangunan Sekolah Rakyat Cegah Terulangnya Kejadian di Ngada, NTT

“Kementerian PU memastikan fasilitas pendidikan Sekolah Rakyat dibangun secara cepat, tepat, dan berkualitas agar segera dimanfaatkan masyarakat,” katanya melalui keterangan resmi dikutip Minggu (15/2/2026).

Pembangunan permanen Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 1 dilaksanakan di lima lokasi, yaitu Kabupaten Gresik, Tuban, Sampang, Jombang, serta Kota Surabaya. Pekerjaan ini didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2025-2026 dengan total nilai sekitar Rp1,16 triliun (termasuk PPN), dengan penyedia jasa Waskita-CAG KSO. 

Baca Juga:
PTPP hingga WSKT Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh Senilai Rp1,53 Triliun

Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 1 dibangun  dengan konsep kawasan pendidikan terpadu yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung pembelajaran dan hunian. 

Fasilitas yang dibangun meliputi gedung sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama siswa putra dan putri, asrama guru, gedung serbaguna, masjid dan gedung ibadah, lapangan olahraga, lapangan upacara, kantin, ruang terbuka hijau, serta sistem pengolahan air limbah (IPAL).

Kontrak pekerjaan telah ditandatangani pada 28 November 2025 dan ditargetkan tuntas pada akhir Juni 2026, sehingga diharapkan kegiatan belajar mengajar dapat dimulai pada tahun ajaran 2026-2027.

Secara nasional, Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II dilaksanakan di 104 lokasi yang tersebar di 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Program ini ditargetkan dapat menampung sekitar 112.320 siswa dengan total 3.744 rombongan belajar (rombel), terdiri dari 1.872 rombel SD, 936 rombel SMP, dan 936 rombel SMA.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Polda Metro Tangkap 3 Pengedar Narkoba, Sita 15 Kg Ganja
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Proyek Energi Angin dan Surya Global Tumbuh 11 Persen 2025
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Teknologi Mitsubishi Power Kuasai 25% Kapasitas Pembangkit Listrik RI
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Wali Kota Agustina Buka Pasar Imlek Semawis, Sebut Kedamaian Warga Kunci Kesejahteraan
• 21 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.