Milan, VIVA – Inter Milan kembali mengukir kemenangan penting dalam Derby d Italia setelah menaklukkan Juventus 3-2 dalam lanjutan Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu dini hari WIB 15 Februari 2026. Gol penentu dari Piotr Zielinski di menit akhir memastikan Nerazzurri meraih tiga poin penuh dalam laga penuh tensi ini.
Namun hasil ini tak lepas dari perdebatan keras soal keputusan wasit, terutama kartu merah bagi Pierre Kalulu yang membuat Juventus bermain dengan 10 pemain hampir sepanjang laga. Banyak pihak menyebut keputusan itu menjadi penentu kemenangan Inter.
Usai pertandingan, pelatih Inter Cristian Chivu mengambil sikap tegas untuk meredam kritik dan spekulasi bahwa hasil ini “dibantu wasit”. Chivu secara langsung menegaskan bahwa kemenangan yang diraih timnya sepenuhnya sah dan layak, serta menolak narasi bahwa wasit menjadi faktor utama dalam hasil pertandingan.
- inter.it
Dalam konferensi pers pascalaga, Chivu menekankan fokus timnya bukan pada keputusan wasit, melainkan pada performa pemain. “Saya tidak berbicara soal hantu,” ujar Chivu saat membahas isu kontroversi pengadilan lapangan dilansir dari Corriere della Sera.
“Saya terbiasa melihat kepada pemain saya untuk memahami di mana mereka bisa berkembang. Inter memilih saya untuk menemukan solusi, bukan untuk mengeluh.”
Chivu juga menggarisbawahi bahwa kesalahan adalah bagian dari sepak bola dan tidak boleh dijadikan alasan utama dalam menentukan hasil. “Saya tidak berpikir masalah dalam sepak bola Italia adalah wasit,” tambahnya, “Jika tim nasional kita tidak mencapai Piala Dunia, itu bukan karena wasit.” Dia bahkan menegaskan: “Saya hanya akan membicarakan ini jika saya mendengar seorang pelatih meminta maaf karena keputusan wasit yang menguntungkan mereka.”
Komentar Chivu tersebut muncul di tengah sorotan media dan fans terhadap lambatnya Juventus menanggapi keputusan wasit serta kontroversi VAR sepanjang laga. Banyak analis sepak bola Italia juga ikut memberikan opini soal momen kartu merah Kalulu dan dampaknya terhadap ritme permainan Juventus.
Meski demikian, Chivu tetap konsisten pada prinsipnya: ia tidak ingin menyalahkan pihak luar, termasuk ofisial pertandingan, atas hasil yang diraih timnya. Baginya, kemenangan atas Juventus adalah buah kerja keras dan disiplin taktik Inter, bukan sekadar keputusan yang “menguntungkan” dari wasit.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5471327/original/073309600_1768283647-John_Herdman_-4.jpg)
