Mantan Wasit Liga Italia Buka Suara soal Kontroversi Kartu Merah Pierre Kalulu di Laga Inter Milan Kontra Juventus

tvonenews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan wasit Liga Italia, Luca Marelli, buka suara soal kontroversi kartu merah Pierre Kalulu dalam laga Inter Milan melawan Juventus. Dalam laga itu, Nerazzurri menang dengan skor 3-2.

Inter sudah unggul sejak menit ke-17 akibat gol bunuh diri yang diciptakan oleh Andrea Cambiaso. Namun, sang fullback menebus dosanya sembilan menit kemudian untuk menyamakan skor bagi Juve.

Menjelang jeda turun minum, ada sebuah insiden yang mencuri perhatian. Alessandro Bastoni terjatuh setelah bersentuhan dengan Pierre Kalulu.

Kedua pemain sama-sama sudah mengantongi kartu kuning dalam momen ini. Wasit Federico La Penna memutuskan bahwa itu adalah pelanggaran untuk Kalulu yang dikartu merah pada akhirnya.

Tampil dengan 10 pemain di sisa permainan, Juve tertinggal lagi akibat tandukan Francesco Pio Esposito pada menit ke-76. Namun, Manuel Locatelli berhasil menyamakan skor hanya enam menit kemudian. 

Sayangnya, gol Piotr Zielinski mengakhiri perjuangan Bianconeri. Skor 3-2 untuk kemenangan Inter mengakhiri pertandingan bertajuk Derby d’Italia ini.

Piotr Zielinski rayakan gol kemenangan Inter Milan atas Juventus
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Momen Kalulu dikartu merah berimbas kepada kontroversi di luar lapangan. Di media sosial maupun televisi, keputusan La Penna menjadi sorotan.

Mantan wasit Liga Italia, Luca Marelli, berbicara kepada DAZN dan mengakui bahwa itu kesalahan fatal dari wasit La Penna. Menurutnya, yang seharusnya dikartu kuning adalah Bastoni, dan karena itu, Inter harus melanjutkan duel dengan 10 orang.

Bastoni dianggap melakukan diving, ketimbang Kalulu yang melanggar. Namun, Marelli menyoroti kelemahan dalam sistem VAR yang tidak bisa mengintervensi kartu kuning kedua.

“Kartu kuning pertama Kalulu adil; kontak yang terjadi tidak terlalu serius, tetapi berbahaya. Masalah besarnya adalah kartu kuning kedua. La Penna jelas salah menilai situasi; dia pasti bertindak berdasarkan firasat; tidak ada pelanggaran,” kata Marelli kepada DAZN.

Dia menegaskan bahwa jika saja VAR turun tangan, maka keputusan harusnya diubah. Namun, protokol baru VAR belum diterapkan pada saat pertandingan ini digelar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pendaftaran Mudik Gratis DKI dibuka 22 Februari 2026
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Kekeringan Melanda, Pemko Tanjungpinang Gelar Shalat Istisqa’
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Kabar Transfer Marcus Rashford, Michael Carrick Tahu Perasaan Sebenarnya Sang Pemain di Barcelona
• 4 jam laluharianfajar
thumb
RI-Thailand Kaji Pembaruan Kemitraan di Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Menkeu Purbaya Yakin Indonesia Emas Bakal Terwujud: Nggak Usah Takut Masa Depan
• 4 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.