Utusan Khusus Presiden Zita Anjani Tekankan Pengembangan Wisata Sejarah Harus Sejalan dengan Konservasi

pantau.com
12 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani menegaskan pengembangan wisata sejarah harus berjalan seiring dengan upaya konservasi dan perlindungan situs agar nilai warisan budaya tetap terjaga.

Pernyataan tersebut disampaikan saat meninjau situs bersejarah Candi Muara Takus di Kabupaten Kampar, Riau, yang merupakan peninggalan penting peradaban masa lampau di Sumatra.

"Budaya yang dirawat dengan benar bisa menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan. Namun pelestarian harus selalu menjadi prioritas utama agar nilai sejarahnya tetap terjaga untuk generasi mendatang," ujarnya.

Selain Kampar, Zita Anjani juga melakukan kunjungan kerja ke Kota Pekanbaru dan Kabupaten Siak di Provinsi Riau.

Di Pekanbaru, ia berdialog dengan Komunitas Suku Seni yang aktif dalam pelestarian budaya dan penguatan ekonomi kreatif berbasis komunitas.

Ia mengapresiasi peran anak muda dan penggiat seni dalam menjaga identitas budaya lokal di tengah arus modernisasi.

"Komunitas adalah jantung dari pariwisata berbasis pengalaman. Ketika budaya dirawat oleh generasi mudanya sendiri, di situlah pariwisata menemukan ruhnya," katanya.

Di Siak, ia bertemu pemerintah daerah serta Komunitas Suwai dari Skelas yang mengembangkan pariwisata berbasis pengalaman dan pelestarian budaya.

Zita Anjani juga meninjau Istana Siak Sri Indrapura sebagai destinasi wisata sejarah.

Ia merasakan pengalaman khas Makan Berhanyut, konsep wisata kuliner menikmati hidangan ikan di atas perahu sambil menyusuri sungai.

Menurutnya, konsep tersebut merupakan contoh pariwisata otentik yang menyatukan alam, budaya sungai, dan tradisi kuliner dalam satu narasi.

"Manusia tidak benar-benar bepergian untuk melihat tempat baru, tetapi untuk menemukan cara baru melihat dunia dan dirinya sendiri. Pariwisata bukan hanya tentang jarak, tetapi tentang nilai yang kita temui di sepanjang perjalanan. Dan nilai itu, di Indonesia, bernama budaya," ujarnya.

Ia menegaskan komitmen membangun ekosistem pariwisata berbasis identitas budaya, pemberdayaan komunitas, dan pelaku ekonomi kreatif.

Penguatan sinergi lintas wilayah di Riau diharapkan mampu mewujudkan pariwisata yang tidak hanya meningkatkan kunjungan, tetapi juga menjaga warisan budaya dan alam sebagai aset bangsa.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gelar RAT ke-52, Kospin Jasa Berkomitmen Dukung Program Pemerintah
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ramalan Zodiak Besok, 16 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
3 Peristiwa Ini Ungkap Betapa Rasulullah SAW Muliakan Para Ahli Alquran
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Juara FIFA Series Jadi Harga Mati, Eks Exco PSSI: Kesempatan Pertama untuk Mengobati Kegagalan ke Piala Dunia 2026
• 3 jam lalubola.com
thumb
Kerja Kejaksaan di Aceh dan Sumut Diperkuat
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.