MANADO, KOMPAS.TV - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar peringatan Peristiwa Merah Putih untuk pertama kalinya setelah 80 tahun pasca peristiwa heroik yang terjadi di tanah Sulawesi Utara.
Peringatan hari bersejarah 14 Februari itu berlangsung di Lapangan KONI Kota Manado, diawali dengan upacara pengibaran Bendera Merah Putih yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulut, Mayjen TNI Purnawirawan Yulius Selvanus.
Usai pelaksananaan upacara bendera, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba Kejurnas Panahan yang belum lama ini digelar.
Selain itu, berbagai suguhan menarik lainnya termasuk atraksi pencak silat dari Kodam 13 Merdeka, pertunjukan seni dan budaya seperti Tari Kabasaran, Tari Maengket, Tari Dana-Dana, pertunjukan musik Kolintang, musik bambu, Masamper hingga drama kolosal turut menghiasi peringatan Peristiwa Merah Putih.
Gelaran ini, Gubernur Sulawesi Utara bilang, merupakan sebuah momentum penting yang perlu dimaknai oleh pemerintah dan masyarakat dalam merawat kebersamaan dan membangun peradaban yang lebih maju.
Sementara itu, keluarga para pejuang yang turut hadir dan terlibat langsung pada Peristiwa Merah Putih.
Peringatan yang digelar meriah tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap jasa-jasa orang tua mereka, sekaligus kesempatan untuk menjaga ingatan akan sejarah warga Sulawesi Utara.
Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan Peristiwa Merah Putih tetap relevan dalam memperkuat persatuan dan identitas bangsa di tengah dinamika zaman.
Baca Juga: [FULL] Wujudkan Indonesia Asri, TNI Bersih Bersih Kawasan Pesisir Pantai Teluk Manado
#peristiwamerahputih #manado #gubernursulut
Penulis : Aisha-Amalia-Putri
Sumber : Kompas TV
- Peristiwa Merah Putih
- manado
- pemprov sulut
- gubernur sulut
- atraksi budaya
- noads





