JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf menyesalkan pernyataan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara yang bilang penonaktifan BPJS PBI merupakan instruksi khusus Presiden.
Mensos bilang telah melayangkan surat untuk meluruskan pernyataan yang dianggap menyesatkan tersebut.
Mensos menyampaikan, penonaktifan ini mengacu pada pemutakhiran data penerima manfaat agar bantuan lebih tepat sasaran dan menghindari penyalahgunaan.
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara minta maaf kepada Presiden Prabowo dan tidak bermaksud mengeluarkan pernyataan bahwa kebijakan penonaktifan BPJS PBI merupakan instruksi Presiden yang dijalankan melalui Kementerian Sosial.
Pemerintah Kota Denpasar menegaskan komitmen terhadap pemerintah pusat untuk bersinergi tentang penyelesaian penonaktifan BPJS PBI Kesehatan desil 6 sampai 10 akibat pemuktahiran data penerima bantuan sosial secara nasional oleh pemerintah pusat.
Baca Juga: Wali Kota Denpasar Minta Maaf ke Presiden dan Mensos Atas Pernyataannya Soal Penonaktifan BPJS PBI
#mensos #bpjs #walikotadenpasar #prabowo
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Penulis : Aisha-Amalia-Putri
Sumber : Kompas TV
- Penonaktifan BPJS PBI
- bpjs pbi
- prabowo
- mensos
- walkot denpasar





