Heboh! Harta Karun Emas-Berlian Kerajaan Rp 6 M Ditemukan di RI

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi koin emas/ REUTERS/Jana Rodenbusch

Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah perang dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan RI, ternyata ada kisah menarik yang tertinggal di wilayah Cigombong, Jawa Barat.

Saat itu, pada 1946, tak lama setelah Jepang menyerah, Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama warga setempat menyusuri bekas markas tentara Jepang di kawasan tersebut untuk mencari persenjataan guna menghadapi kembalinya pasukan Belanda.


Namun, apa yang ditemukan di lokasi tersebut ternyata jauh dari dugaan. Alih-alih menemukan senjata sisa tentara Jepang, mereka justru menemukan harta karun berupa emas kerajaan seberat kilograman serta berlian berkilau dengan nilai yang ditaksir mencapai Rp 6 miliar.

Baca: Purbaya Menduga Ada Oknum Bea Cukai Terlibat Kasus Tiffany & Co

Penemuan ini tak hanya mengejutkan para penemunya, tetapi juga menjadi awal dari kisah harta karun yang kelak mengubah cara pandang terhadap sejarah Indonesia.

Perlu dicatat, sebelum 1946 kawasan Cigombong yang berada di jalur Sukabumi-Bogor merupakan salah satu basis militer Jepang. Kemudian, setelah pertengahan 1946, tentara Jepang yang sudah kalah akhirnya pergi dari Cigombong. Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengamankan tempat itu dengan bantuan penduduk.

Bersama penduduk lokal sekitar Cigombong, TNI menggali-gali lahan di sekitar bekas lokasi tentara Jepang, berharap mendapatkan senjata untuk melawan tentara Belanda,

"..Sersan Mayor Sidik bersama beberapa anggota polisi tentara dan rakyat menemukan sebuah guci besar. Setelah guci itu dibuka, mereka menemukan kaus kaki yang berisikan barang keras. Kaos kaki itu mereka buka satu persatu. Mereka kaget melihat isinya emas permata dan berlian yang sudah dicongkel-congkel gemerlapan," kata haji Priyatna Abdurrasyid, dalam buku Dari Cilampeni ke New York (2001:102).

Baca: Timah RI Mengandung 'Harta Karun' Langka & Strategis, Gimana Nikel?

Nilai emas itu, menurut majalah Ekspres (29/09/1972), hampir mencapai Rp 6 miliar. Detailnya, harta karun itu berupa 7 kg emas dan 4 kg berlian, yang berasal dari Perkebunan Pondok Gede, Bogor.

Berdasarkan laporan dari tim yang menyerahkan harta karun itu ke Yogyakarta, harta karun itu lalu diserahkan kepada Bank Negara Indonesia (BNI-46) di Yogyakarta. Direktur BNI-46 kala itu adalah Raden Mas Margono Djojohadikusumo, kakek dari Presiden Prabowo Subianto.

Tidak hanya itu, penemuan harta karun emas terjadi juga di Desa Wonoboyo, Kecamatan Jogonalan, Klaten Jawa Tengah. Saatt itu tanpa sengaja warga penggali tanah uruk menemukan guci berisi emas dan perak pada Oktober 1990 silam.

Guci itu ternyata berisi perhiasan berbagai bentuk, mulai dari gelang, cincin. Berbagai perhiasan emas dan perak yang disimpan di dalam empat guci itu disebut sebagai temuan maha karya dan terbesar sepanjang sejarah Indonesia.

Benda-benda bersejarah itu ditemukan enam orang warga di kedalaman 3 meter tanah berpasir yang digali untuk tanah uruk.

"Yang menemukan 6 orang. Saat mencangkul ada yang kena guci di kedalaman tanah sekitar 3 meter yang berpasir," kata Widodo, salah satu warga yang menemukan dikutip dari detikcom.


(mfa/haa)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Besaran THR PNS, TNI & Polri di 2026, Kapan Cair?

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasto Bicara Rencana Pengiriman 8 Ribu Prajurit TNI ke Gaza
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Sama-sama Kalah Seperti Persib, Klub Singapura Pecat Pelatih Sebelum Tahu AFC Buat Kesalahan
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Megawati dan Keluarga Ambil Miqat di Masjid Tan’im Jelang Ramadan
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
Menilik Harga Daging Sapi Sepekan saat Kuota Impor Jadi Polemik
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
EPN Dukung Implementasi Green Terminal Tanjung Sekong dan Energi Rendah Karbon
• 23 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.