Jakarta, tvOnenews.com - Belum selesai babak 16 besar AFC Champions League Two 2025-2026, sudah ada pelatih yang dikorban atas hasil buruk pertandingan. Adalah pelatih klub Singapura Tampines Rovers, Noh Rahman yang dipecat setelah kalah dari klub Vietnam Cong An Ha Noi FC.
Tampines Rovers kalah telak dengan skor 0-4 dari CAHN FC pada Rabu (18/2/2026). Noh Rahman dianggap gagal karena sudah tak ada harapan lagi bagi Tampines Rovers untuk lolos babak perempat final ACL Two.
Demi lolos, Tampines Rovers setidaknya harus mencetak lima gol tanpa balas, dengan peluang yang sudah hampir tidak mungkin terjadi.
Tapi bukan sepak bola jika segalanya bisa terjadi. Dilansir dari laman ESPN, AFC ternyata membuat kesalahan dengan membiarkan CAHN FC menurunkan pemain ilegal.
Dalam laporan tersebut dua pemain CAHN yang berada di starting line up seharusnya menjalani satu hukuman beruntun. Adalah gelandang Stefan Mauk serta striker Rogerio Alves.
Berdasarkan data dari AFC, dua pemain ini seharusnya menjalani hukuman akumulasi kartu kuning karena mendapatkan tiga kartu kuning selama babak fase grup.
"Berdasarkan regulasi ACL Two, setiap pemain yang telah menerima tiga kartu kuning dalam tiga pertandingan terpisah otomatis mendapatkan sanksi larangan bertanding berikutnya dalam kompetisi tersebut," tulis laporan ESPN dikutip Minggu (15/1/2026).
Perlu diketahui bahwa tidak ada pemutihan kartu kuning yang membuat akumulasi kartu di tingkatan babak tetap berlaku. Menariknya, Rogerio Alves bahkan sempat mencetak gol ketiga bagi CAHN.
AFC pun dilaporkan telah menyadari kesalahan tersebut an akan segera mengumumkan keputusan di awal pekan depan, sebelum pertandingan leg kedua yang akan berlangsung di Stadion Jalan Besar, Singapura, pada Rabu (18/1/2026).
Di sisi lain, Tampines Rovers belum mengajukan laporan atas kesalahan pihak penyelenggara maupun tim lawan.
"Klub memilih untuk menunggu pernyataan dari AFC sebelum mengambil keputusan atas masalah ini," tulis laporan AFC.
Menariknya, ini bukan kali pertama AFC melakukan kesalahan serupa dan bahkan terjadi ke sesama klub Singapura lainnya, Lion City Sailors.
Saat itu lawan Persib di fase grup ini diuntungkan dengan klub Jepang, Sanfrecce Hiroshima yang kemenangan telaknya dari Lion City Sailors 6-1 dianulir karena kedapatan menurunkan pemain yang ilegal bertanding.



/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2026%2F02%2F15%2Fb3979b57-b455-456f-913b-7e0bccbfcf18_jpg.jpg)
